Senin, 30 November 2020

Termasuk 7 iPhone, Bea Cukai Jambi Musnahkan Barang Ilegal


Rabu, 14 Oktober 2020 | 16:24:40 WIB


/ Metrojambi.com

JAMBI - Bea Cukai Jambi kembali memusnahkan barang-barang ilegal hasil sitaan operasi gempur rokok ilegal dan barang-barang ilegal.

Adapun barang ilegal yang dimusnahkan berupa 3.101.273 barang rokok, 433 botol Hasil Produk Tembakau Lainnya (HPTL) dalam hal ini Liquid Vape, 20 bungkus tembakau iris, 18 buah Sex Toys, 1 Box Sex Toys, 1 buah Airsoft gun berupa Operator Bolt Knob/Preload Washer, 49 unit handphone bekas, 7 unit iPhone, 2.400 kaleng minuman kaleng Raja Chrysantemum Unifresh, 19.203 buah tas bekas, dan 17.414 pasang sepatu bekas.

Untuk rokok ilegal dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan mesin pemotong rokok dan kemudian dibakar. Sedangkan iPhone, handphone bekas, dan Sex Toys dimusnahkan dengan cara dipukul palu. Untuk barang bukti sisanya bakal dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Talang Gulo.

Kepala Subbagian TU Kantor Bea san Cukai Jambi, Esther E.R. Simanjuntak mengatakan, kegiatan pemusnahan barang ini merupakan salah satu kontribusi KPPBC Tipe Madya Pabean B Jambi sebagai unit pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam menjaga keamanan dan ketertiban terhadap pemasukan dan peredaran barang ilegal yang melanggar ketentuan larangan pembatasan dan melanggar ketentuan di bidang cukai.

“Ini merupakan hasil Penindakan operasi di wilayah Jambi dan kantor Pos, Untuk barang bukti nya diantara Vape, Sexy Toya, Rokok, alat elektronik seperti iPhone yang tidak memiliki izin (Ilegal), dan kalau di rupiahkan senilai 1,5 M lebih, sedangkan untuk iPhone sendiri seharusnya ada izinnya, yang mana iPhone tersebut berasal dari Batam,” kata Esther E.R. Simanjuntak.

Menurut Esther, selain dampak materil, barang ilegal ini juga akan menimbulkan dampak immateril berupa terganggunya stabilitas pasar dalam negeri, khususnya produk barang sejenis yang dimusnahkan, dan tidak terpenuhinya perlindungan terhadap masyarakat.

“Hal ini terkait fungsi DJBC sebagai community protector,” tegasnya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments