Selasa, 27 Oktober 2020

Posyandu Tanggap Bencana Dibentuk di Kelurahan Jelmu


Jumat, 16 Oktober 2020 | 16:11:47 WIB


/ Nita

JAMBI – Program Studi Keperawatan Universitas Jambi (Unja) pada Selasa (13/10/2020) lalu, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Jelmu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi.

Tim yang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat tersebut diketuai oleh Nurhusna, S.Kep, Ners, M.Kep, dengan anggota Fadliyana Ekawaty, M.Kep, Ners, Sp.Kep.An dan Yosi Oktarina, S.Kep, Ners, M.Kep. Kegiatan tersebut juga melibatkan sejumlah mahasiswa Program Studi Keperawatan.

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), prakiraan daerah potensi banjir untuk Provinsi Jambi terbagi menjadi tiga kategori, yaitu tingkat potensi banjir tinggi, menengah dan rendah.

Salah satu wilayah yang berpotensi banjir tingkat menengah yaitu Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi. Oleh karena itu tim memilih lokasi pengabdian di wilayah tersebut.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pembentukan Posyandu Tanggap Bencana (Postagana). Hal ini penting untuk dilakukan sebagai bentuk mitigasi bencana banjir.

Adapun Tujuan pembentukan Posyandu Tanggap Bencana adalah untuk melatih dan meningkatkan kemampuan masyarakat Kelurahan Jelmu melakukan perencanaan dan melakukan kegiatan tanggap darurat bencana.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyampaian materi terkait konsep bencana dan penanggulangannya, termasuk pembekalan mengenai Posyandu Tanggap Bencana. Selain itu, juga ada materi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pasca banjir, serta demonstrasi 6 langkah mencuci tangan, dan materi sekaligus simulasi tindakan pemberian Bantuan Hidup Dasar (BHD) yaitu tindakan resusitasi jantung paru (RJP).

Saat pemberian materi, pihak Program Studi Keperawatan Universitas Jambi juga membawa alat simulasi pemberian bantuan hidup dasar berupa phantom RJP dan perlengkapan lainnya. Harapannya agar simulasi terlihat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh pihak Kelurahan Jelmu yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan beserta staf kelurahan, Ketua Forum RT, kader-kader Posyandu yang ada di Kelurahan Jelmu, dan masyarakat Kelurahan Jelmu. Jumlah peserta yang hadir 22 orang.

Usai pemberian materi, dilanjutkan dengan pembentukan struktur Posyandu Tanggap Bencana (Postagana). Adapun pihak yang akan terlibat dalam struktur yaitu pihak Kelurahan Jelmu, Ketua RT yang ada di Kelurahan Jelmu, kader-kader Posyandu, dan masyarakat Kelurahan Jelmu. Setelah pembentukan struktur, dilanjutkan pemberian cinderamata untuk Postagana Kelurahan Jelmu.

Peserta yang hadir tampak antusias. Hal ini terlihat pada saat kegiatan materi dan simulasi berlangsung, peserta antusias untuk bertanya dan berdiskusi terkait materi yang disampaikan.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang bersifat kontinu antara pengurus Postagana dengan Keperawatan Universitas Jambi. Dengan adanya Posyandu tanggap bencana (Postagana) diharapkan adanya peningkatan kapasitas dalam kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana dan masyarakat memahami faktor-faktor yang memicu terjadinya bencana banjir.

Untuk selanjutnya masyarakat dapat melakukan tindakan tanggap bencana sehingga jika bencana terjadi masyarakat dapat meminimalisir korban jiwa maupun kerugian materi.


Penulis: Nita
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments