Sabtu, 28 November 2020

Wujudkan Keluarga Berkualitas, BKKBN Sosialisasi Program Bangga Kencana di Bungo


Minggu, 18 Oktober 2020 | 15:32:04 WIB


/ Metrojambi.com

 JAMBI - Anggota Komisi IX DPR RI, Zulfikar Achmad kembali mengunjungi warganya di provinsi Jambi. Kali ini dia berdialog dengan warga di Kecamatan Pasar Muara Bungo, Kabupaten Bungo, Jambi.

Dalam kesempatan itu, Zulfikar bicara tentang mempersiapkan keluarga berkualitas dan pentingnya program Keluarga Berencana (KB).

"Banyak program pemerintah untuk menuju keluarga sehat dan berkualitas, terutama program Keluarga Berencana yang diusung oleh BKKBN," ujarnya, Selasa (13/10/2020) lalu.

Salah satu program yang diluncurkan adalah Kependudukan, KB, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang kini dikemas dalam istilah baru menjadi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana disingkat Bangga Kencana.

Program Bangga Kencana, menurut Zulfikar adalah wujud dari upaya pemerintah melaksanakan kebijakan pembangunan keluarga melalui peningkatan 8 kualitas penduduk yang diukur dengan peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, kebijakan kependudukan melalui aspek pengendalian kuantitas penduduk dan Keluarga Berencana.

“Ini sangat baik, tentu dalam rangka meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku keluarga dan masyarakat untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas,” ucap politikus dari Partai Demokrat itu. 

Menurut Zulfikar, banyak persoalan kependudukan yang kemudian muncul karena tidak adanya perencanaan yang matang dalam keluarga. "Keluarga sebagai kelompok terkecil dalam masyarakat, maka kualitas keluarga yang baik akan membentuk masyarakat berkualitas," paparnya.

Untuk membentuk keluarga yang berkualitas, kata Zulfikar, dimulai dengan perencanaan perkawinan yang baik. Karena perkawinan yang direncanakan dengan baik, akan menghasilkan keluarga yang berkualitas.

"Banyak persoalan yang muncul dalam keluarga, karena tidak merencanakan perkawinan dengan baik," tuturnya.

Persoalan dalam keluarga yang muncul itu kemudian menjadi persoalan masyarakat dan menjadi beban pemerintah. Misalnya masalah stunting yang menjadi persoalan nasional, bermula dari masalah keluarga.

"Nah, mengatasi persoalan ini maka pemerintah sudah meluncurkan berbagai program khususnya melalui BKKBN. Ini harus didukung oleh seluruh masyarakat," imbuh Zulfikar.

Dalam kesempatan bertemu dengan warga Kecamatan Pasar Muara Bungo, Zulfikar juga mengingatkan peran penting Penyuluh KB, petugas lapangan dan kader sukarelawan, dan Mobil Unit Penerangan (MUPEN) se-Indonesia, dalam mengkampanyekan bahaya Covid-19

"Kampanye, sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana terus dilakukan dengan penambahan substansi isi pesan tentang informasi terkait Covid-19," katanya.

Zulfikar memuji BKKBN yang telah siap dan memiliki tenaga lini lapangan yang mencapai 23.000-an, Kader Sukarelawan hingga 1 juta kader dan sarana penyuluhan yaitu MUPEN yang sudah diberikan kepada Perangkat Dinas KB di kabupaten/ kota se-Indonesia.

"Potensi ini harus digunakan secara sinergis dalam "memerangi" wabah Covid-19 dalam bentuk promosi yang mampu mengubah perilaku masyarakat dalam pencegahan Covid-19," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments