Kamis, 26 November 2020

Pentingnya Memahami Karakter Anak Didik Agar Memudahkan Proses Belajar


Jumat, 13 Desember 2019 | 10:28:44 WIB


Syandra Meisyanti saat mengajar siswa SDN 205 Kota Jambi
Syandra Meisyanti saat mengajar siswa SDN 205 Kota Jambi / cr2

JAMBI - Guru kreatif ialah guru yang mengerti keadaan peserta didik dan memahami karekter masing-masing anak dalam mengajar. Mengajar merupakan bentuk usaha menyampaikan pengetahuan kepada siswa-siswi.

Seperti itulah yang dilakukan guru kelas di Sekolah Dasar (SD) Negeri 205 Kota Jambi, Syandra Meisyanti. Syandra merupakan salah satu tenaga pengajar yang mendapatkan gelar guru berprestasi tingkat Kota Jambi.

Menurut siswanya, Syandra merupakan sosok guru yang lemah lembut dalam menyampaikan pelajaran tetapi tegas dan juga disiplin.

Syandra mengatakan, dalam kegiatan belajar mengajar ia lebih mengutamakan mendalami karakter siswa-siswinya.

"Saya harus bisa memamahi karakter anak, yang dibutuhkannya seperti apa, karena karakter anak-anak itu berbeda-beda," ujarnya, Jumat (13/12/2019).

Dikatakannya lagi, ide mengajar kreatif itu muncul karena mengikuti alur siswanya. "Karena bermacam anak jadi bermacam juga karakter anak. Ada siswa yang suka belajar dengan tertulis, ada yang serius dan juga yang lebih bisa nangkap pelajaran dengan candaan," jelasnya.

Menurutnya, dalam metode pembelajaran agar kreatif tidak selalu menggunakan pembaharuan terus menerus, karena dalam penelitian, tindakan di kelas yang dilakukannya justru menggunakan dan mengkolaborasikan metode lama tetapi direspon baik serta diterima siswa-siswinya.

Syandra mengaku, dalam kegiatan mengajarnya ia tidak selalu bersikap lembut. "Penting juga bersikap tegas, dan disiplin tidak harus selalu bersikap lemah lembut. Biasanya untuk kelas yang saja ajar, saya selalu menerapkan di satu bulan pertama hanya untuk mengenali karakter anak serta memahami adab anak," ungkap Syandra.

"Jadi untuk satu bulan pertama mengajar anak, saya bersikap keras dahulu jika ada anak yang susah diatur, akan saya berikan sanksi tetapi yang bersifat membangun. Alhamdulillah, dengan seperti itu siswa-siswi jadi lebih disiplin," ujarnya menambahkan.

Menanggapi kenakalan siswa, Syandra mengatakan, harus menelusuri dan mencari penyebabnya agar penanganannya tepat, karena ada sebagian siswa yang karakternya seperti itu, ada juga hanya untuk mencari perhatian saja.


Penulis: cr2
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments