Sabtu, 28 November 2020

900 Proposal Bantuan untuk Rumah Ibadah Masuk ke Bagian Kesra Setda Tanjabtim


Senin, 14 September 2020 | 11:42:50 WIB


Kepala Bagian Kesra Setda Tanjabtim, Taufik Hidayat
Kepala Bagian Kesra Setda Tanjabtim, Taufik Hidayat / dok/metrojambi.com

MUARASABAK - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) terus berupaya meningkatkan kualitas rumah ibadah. Dari data yang ada, sedikitnya ada 900 poposal bantuan untuk rumah ibadah baik itu masjid, mushala, maupun gereja yang diajukan ke pemerintah daerah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Tanjabtim, Taufik Hidayat mengatakan, setiap tahunya banyak proposal pengajuan bantuan dari para pengurus rumah ibadah yang masuk untuk direkomendasi.

"Dari data yang kami miliki, ada sekitar 900 rumah ibadah di Kabupaten Tanjabtim yang terdiri dari masjid, mushala, dan gereja," kata Taufik, Senin (14/9/2020).

Namun Taufik mengatakan dari seluruh proposal yang masuk, tidak semua bisa direkomendasikan. Hal itu juga terkait dengan keterbatasan anggaran.

"Selain itu, kita juga mengkoreksi atau melihat dari data kita, mana saja rumah ibadah yang sudah pernah mendapat bantuan dan mana yang belum. Tentunya agar tidak bantuan ini bisa merata," jelasnya.

Dikatakannya lagi, Pemkab Tanjabtim berharap rumah ibadah seperti masjid yang ada di kecamatan agar memiliki kemandirian untuk meningkatkan kas pribadi. Hal ini bertujuan agar nantinya pengelola masjid bisa melakukan renovasi atau mencukupi kebutuhan dengan uang kas yang ada.

"Saat ini, Masjid Raya di Kecamatan Nipah Panjang sudah memiliki usaha penjualan air minum galon yang dikelola oleh pihak masjid itu sendiri. Hal ini tentunya membawa dampak baik bagi pemasukan Kas Masjid itu sendiri serta memiliki kemandirian. Tentunya hal itu yang kita harapkan dari rumah ibadah yang ada di Tanjabtim," jelasnya.

"Jika ada ada pengurus rumah ibadah yang ingin memiliki usaha mandiri guna meningkatkan Kas masjid, bisa menyurati kami. Nantinya akan kami arahkan ke instansi terkait yang membidangi usaha yang diinginkan oleh pengelola masjid tersebut," tandasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments