Sabtu, 28 November 2020

Gubernur Jambi Keluarkan Peraturan Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman


Selasa, 15 September 2020 | 10:56:05 WIB


Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah / dok/metrojambi.com

JAMBI - Berdasarkan update data dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Senin (14/9/2020), tidak ada laporan penambahan kasus baru maupun pasien sembuh dan meninggal dunia.

Berdasarkan update data tersebut, suspek berkurang 1 orang menjadi 53 orang, konfirmasi 321, pasien sembuh 233 orang, meninggal dunia 7 orang, dan spesimen yang ditunggu 13 orang.

Untuk sebaran, di Sungai Penuh suspek 1 orang, konfirmasi 26 orang, dan sembuh 16 orang. Di Kerinci suspek 2 orang, konfirmasi 9 orang, sembuh 6 orang, dan meninggal 1 orang. Di Bungo suspek 1 orang, konfirmasi 17 orang, dan sembuh 5 orang.

Kemudian di Merangin suspek 0, konfirmasi 26 orang, dan sembuh 26 orang. Di Tebo suspek 2 orang, konfirmasi 9 orang, sembuh 8 orang, dan meninggal 1 orang. Di Sarolangun suspek 3 orang, konfirmasi 10 orang, dan sembuh 9 orang.

Selanjutnya di Batanghari suspek 1 orang, konfirmasi 48 orang, sembuh 38 orang, dan meninggal 2 orang. Di Tanjung Jabung Barat suspek 0, konfirmasi 31 orang, dan sembuh 25 orang. Di Kota Jambi suspek 31 orang, konfirmasi 108 orang, sembuh 69 orang, dan meninggal 2 orang.

Berikutnya di Muaro Jambi suspek 2 orang, konfirmasi 27 orang, sembuh 22 orang, dan meninggal 1 orang. Terakhir, di Tanjung Jabung Timur suspek 10 orang, konfirmasi 10 orang, dan sembuh 9 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah menyampaikan, Gubernur Jambi Fachrori Umar telah mengeluarkan peraturan nomor 15 tahun 2020 tentang pedoman adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan dman (AKB-M2PA) Covid-19.

Dikatakan Johansyah, dalam peraturan tersebut telah diatur dan disebutkan berbagai ketentuan hingga sanksi pelaksanaan AKB-M2PA Covid-19.

Pelaksanaan AKB-M2PA Covid-19 mulai dari kantor perangkat daerah beserta unit pelayanan teknis, pelayanan kesehatan di RSUD Raden Mattaher, rumah sakit jiwa, dan Labkesda Provinsi Jambi, pelayanan moda transportasi, pelayanan perpajakan, pariwisata, rumah ibadah, pusat perdagangan hingga pendidikan.

"Semua disesuaikan dengan protokol kesehatan dan lengkap tercantum dalam peraturan itu, bagiamana mekanismenya. Intinya selalu menggunakan masker, dan jaga jarak," ujar Johansyah.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments