Senin, 23 November 2020

Penyelesaian Tiga Tapal Batas Kabupaten di Jambi Tunggu Keputusan Kemendagri


Senin, 26 Oktober 2020 | 11:31:05 WIB


Rahmad Hidayat, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Jambi
Rahmad Hidayat, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Jambi / istimewa

JAMBI - Persoalan tiga tapal batas antar kabupaten di Jambi hingga saat ini masih belum tuntas. Ini dikaremakan belum adanya kepastian maupun ketegasan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Jambi Rahmad Hidayat mengatakan, tiga tapal batas tersebut yakni, batas Kabupaten Tanjab Barat dengan Kabupaten Tanjab Timur, kemudian Kabupaten Tanjab Timur dengan Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Muaro Jambi dengan Kabupaten Batanghari.

"Kita belum tahu juga kapan akan selesaikan, ketegasan dari Kemendagri soal ini belum ada, karena terakhir sudah kita serahkan ke mereka," ujarnya, Senin (26/10/2020).

Menurut Rahmad, ketegasan Kemendagri akan diambil setelah pihaknya memanggil tim dari setiap kabupaten terkait persoalan batas tersebut. Namun, pihaknya belum tahu kapan akan memanggil tim dari setiap kabupaten ini, paalnya persoalan Covid-19 di Provinsi Jambi masih belum selesai.

"Di Kemendagri juga terkena refocusing anggaran, makanya belum ada pemanggilan, kita masih menunggu saja perintah dari mereka," tuturnya.

Selain itu, Rahmad juga belum bisa memutuskan kapan target penyelesaian tapal batas tersebut. Namun, dirinya tetap berharap akan segera diselesaikan dengan cepat. "Yang jelas tahun ini belum, kita terus mengusahakan untuk tahap penyelesaian ini," bebernya.

Sebelumnya, Kemendagri masih mengkaji persoalan yang terjadi terkait tapal batas tersebut. Pemprov Jambi juga telah berkoordinasi dengan Kemendagri bahwa saat ini setiap kabupaten masih mempertahankan egonya masing-masing.

Persoalan tapal batas yang tak kunjung selesai tersebut, Pemprov Jambi pun menyerahkan pada Kemendagri untuk proses penyelesaian tapal batas tersebut. Pasalnya, setelah dilakukan beberapa kali pertemuan di Provinsi Jambi belum ada kesepakatan dan titik temu dan setiap kabupaten saling mempertahankan, sehingga harus diajukan ke kementerian.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments