Jumat, 27 November 2020

Tingkatkan Populasi Ternak Sapi, Dinas PP Kerinci Lakukan Inseminasi Buatan


Sabtu, 07 September 2019 | 08:33:38 WIB


Bupati Adirozal saat inseminasi buatan di Kabupaten Kerinci
Bupati Adirozal saat inseminasi buatan di Kabupaten Kerinci / Dedi

KERINCI - Guna meningkatkan populasi ternak sapi di Kabupaten Kerinci, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci, melaksanakan inseminasi buatan. 

Bahkan, dari target yang telah ditetapkan pada tahun 2019 untuk inseminasi buatan, sebanyak 950 ekor sapi yang telah dilakukan insiminasi buatan. 

Bupati Kerinci, Adirozal, pada saat pelaksanaan inseminasi buatan yang dilaksanakan di Patok Empat, pada Jumat (06/09) kemarin. 

Dia mengatakan bahwa, kegiatan inseminasi buatan bisa meningkatkan populasi ternak di Kabupaten Kerinci. 

"Kita bersyukur bahwa program ini berjalan baik, hari ini pak gubernur pun melihat cara melakukan inseminasi buatan ini. Kita berharap ini bisa meningkatkam populasi sapi di Kerinci," ujarnya saat mendapingi kunjungan Gubernur Jambi H. Fachrori Umar ke Kerinci, Sabtu (06/09) kemarin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci, Efrwadi, saat dikonfirmasi mengatakan, target yang ditetapkan untuk inseminasi buatan pada tahun 2019 ini sekitar 1400 ekor.

"Untuk saat ini ternak yang sudah kita lakukan Inseminasi buatan sekitar 950 ekor. Untuk ternaknya dari kita sedang Inseminasi Buatannya (IB) dari provinsi Jambi," jelasnya pada saat inseminasi buatan di Desa Patok Empat, Kecamatan Kayu Aro Barat kemarin. 

Dia menyebutkan untuk jumlah masyarakat yang memiliki ternak di Kabupaten Kerinci sebanyak 13.244 ekor, dengan rincian jantan 5.849 ekor, betina 7.395 ekor. 

"Untuk cara ikut inseminasi buatan itu tidak mesti dari kelompok, dari masyarakat pun bisa ikut dengan mengajukan ke kita, petugas kita akan turun langsung. Dengan adanya inseminasi buatan ini bisa meningkatkan populasi ternak di Kerinci," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments