Jumat, 4 Desember 2020

Ketua Depati Nan Bertujuh Minta Warga Keturunan Tidak Takut Diintimidasi Terkait Pilwako Sungai Penuh


Kamis, 29 Oktober 2020 | 10:31:51 WIB


/

 SUNGAIPENUH - Aspar Nasir, Dpt selaku ketua Depati Nan Bertujuh Ngabi Teh Santia Bawo kembali menegaskan kepada masyarakat keturunan yang mendiami wilayah adat Pondok Tinggi, Sungai Penuh untuk tidak takut diintimidasi.

"Saya sampai sekarang ini masih menjadi ketua Depati Nan Bertujuh Ngabi Teh Santio Bawo. Untuk pilihan Lilwako 2020 ini warga keturunan yang mendiami wilayah adat 6 luhah Sungai Penuh dan Pondok Tinggi jangan takut diintimidasi," tegas Aspar Nasir yang juga anggota DPRD Kota Sungai Penuh

"Jangan ragu, saya dan depati ninik mamak 6 luhah akan melindungi warga keturunan. Dan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, kita akan membawa ke ranah hukum," ujarnya saat menyampaikan pidato politik kepada masyarakat Desa Gedang yang disaksikan langsung oleh pasangan calon walikota dan wakil walikota Sungai Penuh nomor urut 2, Fikar Azami-Yos Adrino.

Tokoh adat 6 Luhah Sungai Penuh dalam sambutannya menegaskan, segenap tokoh adat dan ninik mamak 6 luhah Sungai Penuh mendukung penuh Fikar Azami Yos Adrino di Pilwako Sungai Penuh.

"Kami tokoh adat dan ninik mamak 6 luhah Sungai Lenuh akan berada di depan apabila ada intimidasi dari pihak tertentu," ujarnya.

Dengan adanya statmen resmi ketua Depati Nan Bertujuh di Desa Gedang, membuat warga pendukung Fikar Azami-Yos Adrino semakin bersemangat.

"Kami tetap milih nomor 2. Alhamdulillah, dukungan dan support yang besar dari tokoh adat membuat kami semakin bulat untuk mendukung Fikar-Yos," ujar warga keturunan yang berdomisili Desa Gedang.

"Bersama dengan Fikar-Yos ada kenyamanan bagi kami disegala bidang, baik itu berusaha dan dari adat istiadat," tegasnya.

"Kami sangat merasakan sekali, sejak pak AJB ayah dari pak Fikar yang walikota sekarang, memberikan ruang bagi kami dalam melestariskan tradisi budaya dari kampung kami," tegas warga Minang di Desa Gedang.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments