Minggu, 20 Juni 2021

Ayo Bersihkan!!!

Kamis, 12 November 2020 | 11:06:56 WIB


/



Seperti pepatah mengatakan. Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Seperti itu pula sampah yang ada di Kali Mesat. Aroma busuk sangat mengganggu sering masuk ke rumah ku dan teman-temanku. Maklumlah rumah kami di pinggiran kali.

Bebatuan di Kali Mesat sudah tidak terlihat lagi, tertutupi gunungan sampah. Air pun tidak mengalir sebagaimana mestinya. Warna air pun sudah berubah, tak lagi jernih seperti dulu.

Jumat sore, aku dan teman-temanku pulang sekolah bersama-sama. Berjalan bersama sambil bernostalgia.

“Buy, kangen buah yang sering kami ambil di tepi kali dulu nih,” ujarku.

“Buah yang mana Guna?” tanya Abuy.

“Itu loh yang bikin mulut jadi biru semua,” jawabku.

“Ohh, aku ingat,” teriak Fiza.

“Hahaha, buah yang bikin kita semua jadi jelek itu kan,” canda Abuy.

“Hahaha, kamu aja yang jelek Buy. Aku Nggak,” jawab Izzat.

Tiba-tiba langit yang cerah berubah menjadi gelap. Petir terdengar dan kilat menyambar-nyambar.

“Ayoo cepat!!! Hujan sebentar lagi turun,” kataku.

Kami pun berlari memasuki rumah masing-masing.

Setelah membersihkan diri aku pun duduk menghadap jendela kamarku, menatapi kali mesat tempatku bermain dulu. Entah kenapa tiba-tiba aku ketakutan. Membayangkan sesuatu yang tidak kuinginkan membuat ku takut sendiri.

“Ah sudahlah jangan dipikirkan lagi,” gumamku.

Penulis: Hartika Iskandar
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments