Sabtu, 28 November 2020

Langgar Protokol Kesehatan, Dua Pasangan Cakada Sungai Penuh Di-sanksi Tidak Boleh Kampanye Tiga Hari


Kamis, 12 November 2020 | 12:27:16 WIB


/ Metrojambi.com

 SUNGAIPENUH - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sungai Penuh menjatuhkan sanksi kepada dua pasangan calon kepala daerah (cakada), yakni Ahmadi Zubir-Alvia Santoni dan Fikar Azami-Yos Adrino.

Kedua pasangan calon dijatuhi sanksi karena melanggar protokol kesehatan saat melakukan kampanye. Adapun sanksi yang diberikan yakni pelarangan kampanye, baik tatap muka maupun dialog selama tiga hari, 13 hingga 15 November 2020.

Sanksi tersebut tertuang dalam surat KPU Kota Sungai Penuh Nomor 741/HK.06-SD/1572/KPU-Kot/XI/2020 tanggal 11 November 2020, perihal penetapan sanksi atas rekomendasi Bawaslu Kota Sungai Penuh yang ditujukan kepada pasangan calon nomor urut 1 dan 2.

“KPU memberikan sanksi larangan kampanye bagi paslon selama tiga hari. Putusan KPU ini dalam rangka menindaklanjuti surat rekomendasi dari Bawaslu Kota Sungai Penuh tanggal 3 November, terkait pelanggaran administrasi kampanye paslon, yakni pelanggaran protokol kesehatan,” ujar Komisioner KPU Kota Sungai Penuh, Fadli, Kamis (12/11/2020).

Sementara itu, Joni Arman selaku Kodiv Pengawasan Bawaslu Kota Sungai Penuh mengatakan, pihaknya telah menyampaikan rekomendasi agar KPU memberikan sanksi kepada paslon, terkait dengan pelanggaran administrasi kempanye berupa protokol kesehatan.

“Berdasarkan hasil pengawasan Panwascam di lapangan bersama Bawaslu dan hasil kajian, kedua paslon telah melanggar protokol kesehatan,” kata Joni.

Bawaslu sebelumnya juga  telah memberikan teguran kepada paslon untuk mengikuti protokol kesehatan dalam berkampanye dan itu sudah sering sekali bawaslu peringatkan baik lisan maupun tulisan.

“Kita sudah memberikan peringatan dan teguran kepada paslon tapi tetap terjadi pelanggaran protokol kesehatan,” tandasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments