Kamis, 21 Januari 2021

Tingkatkan Produksi Padi, Petani Kerinci Diminta Gunakan Bibit Unggul


Kamis, 26 November 2020 | 14:30:24 WIB


/ Dedi/metrojambi.com

KERINCI - Guna meningkatkan produksi panen padi, Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura meminta kepada para petani untuk menggunakan bibit unggul. Saat ini, hasil panen padi di Kabupaten Kerinci tidak merata, antara dua sampai lima ton per hektar.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kerinci Radium Khalis mengatakan, untuk meningkatkan produksi padi tidak terlepas dari penggunaan bibit atau benih unggul yang berlabel, sehingga dalam hal ini pihaknya memacu para penangkar yang berada pada titik sentra padi, untuk menghasilkan bibit-bibit padi berlabel yang berada dibawah binaan BBI padi Hiang.

“BBI padi Hiang ini akan menghasilkan benih padi dari label putih ke label unggul dan kemudian dari label unggul tersebut Pemerintah Daerah memberikan bantuan kepada para penangkar untuk dikembangkan menjadi label biru,” jelas Radium.

Dikatakannya lagi, berdasarkan data yang ada luas lahan produksi padi di Kabupaten Kerinci saat ini berkurang dari 17.000 hektare lebih menjadi 13.000 hektare lebih, sehingga hal ini turut berpengaruh terhadap hasil produksi padi di Kabupaten Kerinci yang hanya berkisar 200 ton.

“Melalui pemberian bantuan bibit unggul nantinya, diharapkan bisa memacu peningkatan produksi padi di Kabupaten Kerinci,” ujarnya.

Sentra padi Kabupaten Kerinci berada dibeberapa kecamatan yakni Kecamatan Keliling Danau, Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Air Hangat Timur, Air Hangat, Siulak Mukai dan Kecamatan Gunung Kerinci.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments