Rabu, 3 Maret 2021

Dukung Ekowisata di Sukorejo Betara, SKK Migas-PetroChina Hadirkan Ahli Pariwisata


Minggu, 29 November 2020 | 19:15:44 WIB


/ Metrojambi.com

 KUALATUNGKAL - Kebangkitan pariwisata memang sudah seharusnya dilakukan di dunia dan Indonesia, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) yang saat ini tengah lesu dampak dari pandemi Covid-19.

SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd melakukan pendampingan program kepada masyarakat dengan mengangkat destinasi ekowisata di Sukorejo, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

Dukungan itu salah satunya dengan menghadirkan para ahli di bidang pariwisata, seperti dari Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Jambi, Badan Pelaksana Promosi Pariwisata Provinsi Jambi, ketua DPD Asosiasi Pengusaha Travel Prov Jambi, ketua Generasi Pesona Indonesia (Komunitas Cinta Pariwisata) Provinsi Jambi, Asosiasi Travel Agent Indonesia Provinsi Jambi, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Tanjabbar, Sabtu (28/11/2020).

Sementara itu di hari kedua, Minggu (29/11/2020)n hadir Ketua ASITA (Asosiasi Industri Travel) Provinsi Jambi, Dinas Pariwisata Provinsi Jambi, Forum General Manager Hotel Jambi, Forum Asesor Pariwisata Provinsi Jambi, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Tanjab Barat

Para ahli ini mengitari sedikitnya ada delapan titik spot ekowisata yang ada di kawasan itu dengan menggunakan sepeda menyusuri perkebunan kopi.

Delapan spot itu yakni:

1. Gerai UMKM Mekar Jaya
2. Pembibitan Kopi Liberika Murdiyanto
3. Pengolahan Pasca Panen ‘Omah Kopi’ – Sido Muncul
4. Budidaya dan Pengolahan Pasca Panen Paristo
5. Pengolahan Pasca Panen Sri Utomo III
6. Pengolahan Pasca Panen Kopi Luwak ‘Luwak Kembar ALami’ Pak Supadi.
7. Galery Seni Syauqi Art
8. Budidaya Bonsai ‘Tambi Trubus

Dari kunjungan ke spot-spot wisata yang dilakukan, Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olah Raga, Otto Riadi menyampaikan dengan dibuatnya Ekowisata menyambut baik inisiatif yang disponsori oleh SKK Migas dan PetroChina.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten men-support usaha-usaha masyarakat sejak awal dengan adanya kawasan daerah wisata seperti ini tidak hanya menjadi wisata saja namun juga ada wisata edukasi," ungkapnya.

Dengan adanya Ekowisata Sukarejo ini, maka dari itu promosi dari semua pihak seperti mulut kemumut, kemudian digital promotion harus digalakkan. Untuk itu ia mengucapkan selamat bagi masyarakat sini, menjadi yang pertama menjadi kawasan ekowisata adalah daerah sini.

"Saya juga meminta kepada masyarakat sini terutama masyarakat sadar wisata agar mengajak juga anggota dewan yang juga sebagai pemangku kepentingan dikabupaten untuk turut serta dalam pengembangan kawasan wisata. Menjadi kawasan yang dirindukan untuk datang lagi ke kawasan pariwisata di Sukarejo ini," bebernya.

Sementara itu, Yudhi Irwanda Gani, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Jambi menyampaikan rasa bangganya kepada masyarakat daerah sekitar Ekowisata Sukarejo yang telah bisa mempersiapkan diri untuk berbicara tentang wisata di daerahnya.

Walaupun untuk tingkat provinsi, semua tentu mempersiapkan destinasi destinasi yang sekiranya dapat meningkatkan kunjungan tujuan wisatawan-wisatawan baik itu nusantara dan terlebih lagi mancanegara.

"Apa apa yang sudah kita lihat di sukorejo sini prinsip daripada pariwisatanya memenuhi, 3A aksebilitas, amanitas dan atraksi sudah cukup mumpuni kita berharap Dilain kesempatan hal yang perlu ditingkatkan harus ditingkatkan untuk kebaikannya," ujarnya.

Dirinya juga berterima kasih kepada pendamping yang telah menyiapkan SDM nya juga spot spotnya, dan juga pentingnya berterima kasih kepada SKK Migas-PetroChina yang mana mau menjadi bapak angkat bagi masyarakat pelaku Ekowisata.

"Buat kawan di sini untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada tamu tamunya.Saya sudah rasakan, saya berinilai 80 Sampai 90 karena juga dilengkapi kuliner khas daerah sini," tandasnya.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments