Minggu, 17 Januari 2021

APBD Jambi Tahun 2021 Difokuskan Pada Empat Hal Utama, Porsi Terbesar Ada Pada Disdik


Selasa, 01 Desember 2020 | 16:47:40 WIB


/ istimewa

JAMBI - Anggaran Pemerintah Provinsi Jambi tahun 2021 difokuskan pada empat hal utama. Hal ini diketahui setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi mengesahkan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2021, Senin (30/11/2020) malam.

Empat hal utama itu yakni penanganan kesehatan dalam hal penanganan Covid-19, utamanya fokus pada vaksinasi. Kedua, kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan perlindungan sosial, terutama bagi kelompok yang kurang mampu dan rentan.

Lalu ketiga, kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan program pemulihan ekonomi, dan keempat, melakukan reformasi struktural baik di bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial dan lain-lain untuk membangun fondasi yang lebih kuat.

 Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Jambi, Akmaludin menyampaikan hasil pembahasan Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Jambi terhadap Ranperda APBD Provinsi Jambi tahun 2021.

 Dimana pendapatan daerah diproyeksikan Rp 4.294.675.328.808,00 menurun sebesar Rp 399.321.495.035,00 atau 9,30 persen dari APBD tahun anggaran 2020 sejumlah Rp 4.693.996.823.843,00.

 Kemudian alokasi belanja daerah pada tahun anggaran 2021 Rp 4.516.148.844.342,00, berkurang Rp 728.690.126.725, atau 16,14 persen dibandingkan dengan Belanja Daerah pada APBD tahun anggaran 2020 Rp 5.224.838.971.067,04.

 “Sedangkan total penerimaan pembiayaan daerah pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2021 Rp 239.473.515.534,00, menurun Rp 311.368.631.690,04 atau 130,02 persen dibandingkan dengan APBD Murni Tahun Anggaran 2020,” sampai Akmaludin. 

 Sementara itu diketahui, untuk Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi mendapat porsi anggaran terbesar dalam APBD Provinsi Jambi 2021 tersebut, yakni senilai Rp 1,5 triliun lebih. Sedangkan Dinas PUPR yang biasanya mendapat porsi anggaran besar, namun kali ini hanya mendapat Rp 286 miliar.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments