Sabtu, 16 Januari 2021

Kota Jambi Belum Izinkan Resepsi Pernikahan di Rumah


Senin, 12 Oktober 2020 | 11:07:49 WIB


Wakil Wali Kota Jambi Maulana
Wakil Wali Kota Jambi Maulana / instagram

JAMBI - Kota Jambi masih belum memberikan izin resepsi pernikahan di rumah karena kerap terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

"Resepsi pernikahan yang dilaksanakan di rumah menyebabkan banyaknya pelanggaran protokol kesehatan Covid-19," kata Wakil Wali Kota Jambi Maulana di Jambi, Senin.

 Akad nikah hanya diperbolehkan dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA), di tempat ibadah dan gedung pernikahan. Sedangkan untuk acara resepsi pernikahan di rumah belum diperbolehkan.

Terkait dengan kegiatan rapat dan pertemuan  diberikan relaksasi. Pemerintah Kota Jambi memperkenan kegiatan rapat dan pertemuan di gedung gedung pertemuan dengan syarat peserta yang hadir hanya 30 persen dari kapasitas ruangan.

"Ketentuan pertemuan ini juga berlaku untuk calon gubernur dan wakil gubernur yang ingin melakukan kegiatan sosialisasi di Kota Jambi," kata Maulana.

Warga Kota Jambi masih ada yang belum mematuhi protokol kesehatan disebabkan oleh ketidakpastian aturan dalam penegakan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

"Hasil surve BPS, warga Kota Jambi yang tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19, 55 persennya disebabkan ketidakpastian aturan penegakkan  sanksi," kata Maulana.

Meski demikian, hasil evaluasi Gugus Tugas Covid-19 Kota Jambi bahwa tingkat pelanggaran protokol kesehatan di Kota Jambi secara berangsur alami penurunan. Itu artinya warga Kota Jambi sudah mulai sadar akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Maulana menjelaskan, ada beberapa poin dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Jambi yang di evaluasi. Diantaranya Pemerintah Kota Jambi akan kembali membuka aktivitas perdagangan UMKM pada malam hari.

Akan tetapi, UMKM tidak di perkenankan melayani pembeli di tempat, dagangan UMKM yang berjualan pada malam hari hanya boleh di bungkus.

Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Jambi terus bertambah. Menurut Maulana bertambahnya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut karena kemampuan screening dan kapasitas uji usap atau uji swab di Jambi semakin baik. Artinya pendeteksian dan penelusuran warga yang kontak dengan pasien terkonfirmasi Covid-19 dilakukan dengan baik.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments