Sabtu, 16 Januari 2021

Libur Akhir Tahun Dipangkas, Dishub Prediksi Tidak Terjadi Lonjakan Penumpang


Jumat, 04 Desember 2020 | 11:23:12 WIB


Ilustrasi Mudik
Ilustrasi Mudik / istimewa

JAMBI - Pemerintah telah memutuskan libur akhir tahun dipangkas tiga hari dari keputusan yang disepakati bersama. Adanya revisi hari libur ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi memperkirakan (memprediksi) tidak akan terjadi lonjakan penumpang yang begitu signifikan.

Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Provinsi Jambi Wing Gunariadi mengatakan, meski diperkirakan tidak terjadi lonjakan, namun pihaknya tetap bersiaga bila terjadi hal demikian.

"Karena membatasi jumlah penumpang maksimal 85 persen dalam menjaga protokol kesehatan Covid-19," ujarnya, Jumat (4/12/2020).

Sedangkan untuk posko pengamanan, menurut Wing tidak terlalu banyak karena akan konsentrasi pada pengamanan di gereja (perayaan natal,red).

"Saya harapkan kepada posko pelayanan agar berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Dengan revisi hari libur dari semula total 11 hari, setelah dipangkas menjadi delapan hari libur akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021, maka Dishub pun merubah pola angkutan lalu lintas darat.

"Kami merubah pola angkutan lalu lintas darat. Kami juga sudah menyepakati dari masing-masing kabupaten/kota khususnya di titik longsor banjir akan berkoordinasi sehingga apabila terjadi longsor maupun banjir dapat disiagakan alat berat sehingga penanganan lebih cepat," sampainya.

Wing juga menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi untuk membuat surat edaran terkait jam operational angkutan batubara di jelang akhir tahun ini.

Dimana pada tanggal 24 Desember angkutan dimulai pada pukul 12.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB. Sedangkan untuk hari berikutnya juga akan dibatasi namun sesuai dengan kebutuhan.

"Yang banyak itu ada di kabupaten Batanghari, Sarolangun, Bungo dan Tebo jadi bisa di sampaikan ke masing-masing pemilik tambang, jadi harap angkutan batubara mematuhi surat edaran ini," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments