Minggu, 26 September 2021

Ratusan Guru Pensiun, Kerinci Masih Kekurangan Guru PNS

Kamis, 26 November 2020 | 16:23:06 WIB


pacara peringatan Hari Guru Nasional tahun 2020 dan Hari Ulang Tahun PGRI ke 75 di lapangan tenis Pemkab Kerinci, Rabu (25/11/2020).
pacara peringatan Hari Guru Nasional tahun 2020 dan Hari Ulang Tahun PGRI ke 75 di lapangan tenis Pemkab Kerinci, Rabu (25/11/2020). / Dedi/metrojambi.com

KERINCI - Dari tahun ke tahun, persoalan kekurangan tenaga guru masih menjadi momok bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kerinci. Bagaimana tidak, saat ini saja Kabupaten Kerinci kekurangan ratusan guru dikarenakan hampir ratusan guru pensiun setiap tahunnya.

Hal ini disampaikan Bupati Kerinci Adirozal dalam sambutannya pada upacara peringatan Hari Guru Nasional tahun 2020 dan Hari Ulang Tahun PGRI ke 75 di lapangan tenis Pemkab Kerinci, Rabu (25/11/2020).

“Banyak surat yang masuk ke meja saya, kebanyakan yang saya tandatangani adalah surat pensiun guru. Seingat saya dalam dua tahun terakhir ini kurang lebih 100 orang guru di Kerinci yang pensiun,” kata Adirozal.

Sementara itu, untuk pengangkatan guru CPNS tetap harus mengikuti aturan dari Pemerintah Pusat. Namun Adirozal mengatakan, tahun 2021 mendatang pemerintah pusat membuka kesempatan bagi para guru honorer, termasuk guru tenaga honorer kategori 2 (eks-THK-2), untuk mendaftar dan mengikuti ujian seleksi menjadi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021.

“Seleksi ini terbuka bagi guru honorer yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), serta lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang saat ini tidak mengajar,” terang Adirozal.

Bupati dua periode itu berharap pada seleksi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021 yang dilakukan oleh pemerintah pusat tersebut, Kabupaten kerinci mendapat jatah yang lumayan.

“Dengan adanya seleksi PPPK ini bisa menutupi kekurangan guru di Kerinci, meskipun gajinya tidak sama dengan guru PNS,” pungkasnya.

Belum lama ini, Kabid Pengadaan, Pengangkatan, Mutasi dan Pensiun (P2MP) BKPSDMD Kabupaten Kerinci, Romui Eladi, juga menyebutkan bahwa setiap tahun terdapat sekitar 200 ASN yang pensiun.

“Mayoritas ASN yang pensiun tersebut 60 persen berprofesi sebagai guru, selebihnya ASN yang berada di OPD,” kata Romui Eladi.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments