Selasa, 28 September 2021

Sosialisasi Program BKKBN di Tanjab Barat, Saniatul Lativa Berikan Tips Bangun Keluarga Berkualitas

Minggu, 13 Desember 2020 | 21:48:39 WIB


Sosialisasi program KKBPK di Muara Papalik, Tanjab Barat
Sosialisasi program KKBPK di Muara Papalik, Tanjab Barat /

 JAMBI - Pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama DPR RI gencar melakukan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Sosialisasi kali ini dilakukan di Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Provinsi Jambi. Dalam kegiatan Sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK Bersama Mitra Kerja tersebut, menghadirkan anggota Komisi IX DPR RI, Saniatul Lativa.

Dalam acara tersebut, Saniatul banyak membahas tentang bagaimana mempersiapkan keluarga berkualitas dan upaya pemerintah serta dewan dalam mewujudkan program keluarga berencana

Dalam kesempatan itu Saniatul berpesan, khususnya kepada anak-anak muda harus bisa merencanakan dan menyiapkan perkawinan mereka dengan baik.

"Pemerintah daerah juga kemudian harus menyiapkan administrasi, surat menikah, supaya bisa mengontrol anak muda ini," ujarnya di Aula Kantor Camat Muara Papalik, Rabu (02/12/2020).

Saniatul pun memuji adanya program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang kini dikemas dalam istilah baru menjadi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana disingkat Bangga Kencana.

"Bangga Kencana ini menjadi ikhtiar pemerintah yang baik. Ini merupakan hulu dari kesejahteraan untuk mencapai masyarakat yang berkualitas," tuturnya. 

Selain itu, Program tersebut juga merupakan wujud dari upaya pemerintah melaksanakan kebijakan pembangunan keluarga melalui peningkatan 8 kualitas penduduk yang diukur dengan peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, kebijakan kependudukan melalui aspek pengendalian kuantitas penduduk dan Keluarga Berencana.

Menurutnya untuk membentuk keluarga yang berkualitas, upaya itu bisa dimulai dengan perencanaan perkawinan yang baik. Dia mengatakan perkawinan yang direncanakan dengan baik, akan menghasilkan keluarga yang berkualitas.

Karena itu, Bangga Kencana ini program yang baik. Masyarakat, khususnya mereka yang masih muda dan akan mempunyai keluarga perlu mengetahui program ini. 

Dia pun menilai, kerjasama lintas sektor itu bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang program bangga kencana. Yang mana program tersebut secara luas memberikan pengetahuan tentang siklus kehidupan manusia, yang tertuang dalam program bangga kencana, mulai dari penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja, pengasuhan, hingga pada penyiapan lansia tangguh.

"Saya sangat apresiasi pelaksanaan Program Bangga Kencana di Jambi, walaupun di masa pandemi Covid-19 ini, masih tetap melaksanakan pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan KB dengan baik," ucap Saniatul.

Terkait upaya penanganan penanganan Covid-19, Saniatul mengatakan, BKKBN melalui para Penyuluh KB, petugas lapangan dan kader sukarelawan dan juga Mobil Unit Penerangan (MUPEN) se-Indonesia, dapat untuk turut mengkampanyekan protokoler kesehatan di masyarakat. 

Menurutnya Kampanye, sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana dapat dilakukan seiring dengan penambahan substansi isi pesan tentang informasi terkait Covid-19.

"BKKBN memiliki tenaga lini lapangan mencapai 23.000an, Kader sukarelawan hingga 1 juta kader dan sarana penyuluhan yaitu MUPEN yang sudah diberikan kepada Perangkat Dinas KB di kabupaten/ kota se-Indonesia, ini potensi besar dan dapat juga menjadi sarana kampanye menjalankan protokoler kesehatan," imbuhnya.

Sementara itu, Zulfikri Arif selaku Managing Director PT Solindo Duta Praga, selaku Event Organizer dalam sejumlah Program Keluarga BKKBN berharap, sosialisasi dan juga bantuan yang telah diberikan BKKBN beserta Komisi IX DPR dapat bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami melihat komitmen BKKBN untuk terus melakukan sosialisasi mengenai pentingnya Keluarga Berencana demi menwujudkan keluarga Indonesia yang sejahtera cukup besar. Kami berharap program-program baik itu berupa pelatihan, sosialisasi atau bantuan dapat bermanfaat bagi masyarakat," katanya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments