Minggu, 26 September 2021

Saksi CE-Ratu Tolak Tandatangani Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara di Kota Jambi

Rabu, 16 Desember 2020 | 19:16:12 WIB


/

 JAMBI - Pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur ( Cagub-Cawagub) Jambi di Kota Jambi telah rampung dilakukan oleh KPU Kota Jambi, di Ratu Convention Center (RCC), Rabu (16/12) malam ini.

Namun saksi dari pasangan nomor urut 1 CE-Ratu yaitu Maria Magdalena, menolak menandatangani hasil rekapitulasi tersebut. Hal itu bukan tanpa alasan, dia beralasan banyaknya kecurigaan yang terjadi di tingkat pemungutan suara oleh tim Fachrori-Syafril di lapangan.

"Kami menolak tanda tangan. Menurut kami tingkat KPPS saja sudah tidak profesional. Banyak kecurigaan kami di lapangan seperti adanya surat suara rusak dan tidak sah itu digabungkan" kata Maria Magdalena usai menhikuti rapat pleno.

Jadi dengan alasan itu, saksi menolak menandatangani berita acara.  "Jadi kami tidak menandatangani. Kami cuma minta surat pernyataan bahwa kami tidak menandatangani," tegasnya.

Selain  itu, saksi lainnya Anif juga menyatakan menolak menandatangani berita acara. Karena ia menemukan adanya indikasi kecurangan di lingkup TPS seperti adanya tanda tangan daftar hadir yang sama.

"Jadi ada indikasi ditandatangani oleh KPPS, itu terjadi di TPS Kenali Besar, Alam Barajo," kata Hanif, yang juga saksi dari pasangan urut 1.

Lanjutnya, ada juga selisih surat suara dengan pengguna surat suara. Anif mengatakan, pihaknya akan terus mengajukan keberatan ini sampai ke pleno tingkat KPU Provinsi.


Penulis: Ria
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments