Minggu, 26 September 2021

Bawaslu Minta Klarifikasi KPU Provinsi Terkait Laporan Dugaan Pelanggaran Administrasi

Kamis, 17 Desember 2020 | 15:10:28 WIB


/ Metrojambi.com

 JAMBI - Bawaslu Provinsi Jambi meminta klarifikasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi terkait adanya laporan soal indikasi pemilih yang tidak memiliki KTP namun menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi 9 Desember 2020 lalu.

Indikasi itu terjadi di empat kabupaten yakni, Muaro Jambi, Batanghari, Merangin, dan Kerinci. Ini  terungkap setelah Bawaslu Provinsi memanggil dan meminta KPU Provinsi Jambi, Kamis (17/12/2020).

Komisioner KPU Provinsi Jambi Ahdiyenti mengatakan, dirinya diminta klarifikasi terkait syarat pemilih oleh Bawaslu Provinsi Jambi.

"Intinya soal pemilih. Ada yang tidak punya KTP tapi bisa memilih. Jadi kita diminta klarifikasi soal aturan dan syarat pemilih," ujarnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Jambi Wein Arifin mengatakan, pihaknya sudah memeriksa KPU Provinsi Jambi soal DPT. Hal ini sesuai dengan laporan pasangan calon gubernur nomor urut 01, Cek Endra-Ratu Munawaroh.

Laporan ini terkait adanya persoalan DPT di Batanghari, Muaro Jambi, Merangin dan Kerinci. "Kami memeriksa KPU Provinsi dengan dugaan pelanggaran administrasi DPT," ujar Wein Arifin.

Sebelumnya, Wein mengatakan pihaknya juga sudah memeriksa dua saksi dari pasangan calon gubernur nomor urut satu. "Mungkin pemeriksaan ini akan berlangsung hingga Sabtu (19/12) nanti," kata Wein.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments