Minggu, 20 Juni 2021

Bawaslu Provinsi Sampaikan 10 Catatan Penting Hasil Pengawasan Pilgub Jambi

Sabtu, 19 Desember 2020 | 22:30:58 WIB


Fahrul Rozi
Fahrul Rozi / ist

JAMBI - Pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Jambi 2020 tingkat Provinsi Jambi telah selesai dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi di Abadi Convention Center (ACC) Kota Jambi, Sabtu (19/12/2020).

Dalam forum rapat pleno itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi memberikan beberapa catatan hasil kerja-kerja pengawasan melalui laporan secara berjenjang mulai dari Pengawas TPS, Panwaslu Desa/Kelurahan, Panwaslu Kecamatan, Bawaslu Kabupaten/Kota hingga Bawaslu Provinsi.

Hal ini disampaikan Fahrul Rozi, S.Sos Anggota Bawaslu Provinsi Jambi Kordiv Pengawasan dan Hubal. Dia mengatakan berdasarkan data dan informasi serta laporan pengawasan khususnya pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara dan rekapitulasi perolehan suara maka secara umum Bawaslu Provinsi Jambi memiliki 10 catatan penting.

Pertama kata pria yang akrab dengan panggilan Paul ini, masih ditemukan jajaran KPPS pada proses pemungutan dan penghitungan suara yang belum menjalankan prosedur, misalnya tidak menempelkan foto pasangan calon pada papan pengumuman, tidak menempelkan Daftar Pemilih Tetap pada papan pengumuman.

Kemudian Pengawas TPS tidak mendapatkan salinan Daftar Pemilih Tetap (DPT), tidak menghitung jumlah surat suara yang diteriman, tidak mengecek absensi kehadiran pemilih dengan jumlah surat suara yang tersisa dan KPPS dalam penulisan jumlah suara sah dan tidak sah salah memasukkan data.

Lalu kata dia, masih ditemukan adanya kekurangan surat suara. Misalnya, adanya pelaksanaan  Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) atas Rekomendasi Bawaslu Kabupaten Batanghari dimana terdapat 53 pemilih yang tidak bisa memilih TPS 2 Desa Kaos, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari.

Selanjutnya kata dia, menghentikan proses pemungutan suara sebelum jadwal tanpa adanya dasar hukum yang ada. Misalnya, melalui Bawaslu Kota Sungai Penuh merekomendasi untuk pelaksanaan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) pada TPS 1 Desa Cempaka, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh.

Lalu lanjut Paul, ditemukan proses pemungutan dan penghitungan suara tidak dilakukan menurut tata cara yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan, misalnya pemberian suara dilakukan dengan mencontreng bukan mencoblos.

"Hal ini ditindaklanjuti Bawaslu Kabupaten Bungo melalui rekomendasi untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 7 Kelurahan Cadika, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo dan TPS 4 Kelurahan Sungai Kerja, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo," ujar Paul.

Data daftar pemilih yang perlu akurasi dan validasi, sehingga masyarakat yang memiliki hak untuk memilih secara konstitusional bisa memilih dan datang ke TPS. Lalu keenam,akses data khususnya daftar pemilih yang tidak diberikan dengan alasan informasi yang dikecualikan.

"Bawaslu Provinsi Jambi bahkan sudah menyampaikan secara tertulis untuk meminta akses data dalam rangka untuk melakukan analisis data Daftar Pemilih dengan tujuan dan harapan agar Daftar Pemilih berkualitas dengan indikator Akurat, Mutakhir, Komprehensif dan Transparan," tegasnya.

Kata Paul lagi, pemahaman penyelenggaran terutama ditingkat TPS belum seutuhnya memahami apa yang dimaksud dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Pindahan (DPPh).

Pengisian Model formulir C Hasil.KWK dengan Formulir C Hasil Salinan.KWK terutama pada kolom jumlah suara sah dan jumlah suara tidak sah dengan jumlah surat suara yang digunakan ada selisih, sehingga pada Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Kecamatan dilakukan perbaikan.

Di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dalam rapat pleno rekapitulasi, Formulir D Hasil Kabupaten/Kota.KWK terdapat selisih Jumlah Surat Suara yang diterima termasuk Surat Suara Cadangan terdapat di Kecamatan Rantau Rasau tanpa mengkroscheck terlebih dahulu.

Terakhir, adanya ketidaksesuaian jumlah hasil perolehan suara antara Formulir C Hasil.KWK dan Formulir C Hasil Salinan.KWK dengan Formulir D Hasil Kecamatan.KWK. "Hal ini terjadi di Kecamatan Koto Baru, Kota Sungai Penuh. Untuk menindaklanjuti informasi tersebut, Bawaslu Kota Sungai Penuh menyampaikan Surat Saran Perbaikan kepada KPU Kota Sungai Penuh untuk ditindaklanjuti," tukasnya.

Meski demikian tambah Paul, secara umum mengapresiasi bahwa pelaksanaan Pilkada Serentak Lanjutan Tahun 2020 di Provinsi Jambi berlangsung aman, kondusif dan sehat. "Semuanya tidak terlepas dari kerjasama semua lembaga dengan tugas, kewenangan dan tanggungjawabnya masing-masing, terutama pihak keamanan dalam hal ini kepolisian dan TNI. Semoga kedepan lebih lagi," tutupnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments