Kamis, 6 Mei 2021

Terima Hasil Pleno KPU, SZ-Erick Tak Ajukan Gugatan ke MK


Selasa, 22 Desember 2020 | 21:23:26 WIB


/ Metrojambi.com

 MUARABUNGO – Pasangan H Mashuri dan H Safrudin Dwi Aprianto (Hamas-Apri) akan segera ditetapkan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Bungo terpilih hasil Pilkada serentak 9 Desember 2020.

Ini setelah pasangan H Sudirman Zaini- Erick Muhammad Hendrizal (SZ-Erick) tidak melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bungo Divisi Hukum dan Pengawasan, Syahruddin mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu surat resmi dari MK.

Namun berdasarkan hasil pantauan KPU, hingga batas akhir waktu yang diberikan untuk melayangkan gugatan, yakni pukul 00.45 WIB Selasa (22/12/2020) dini hari, tidak ada pengajuan gugatan terkait perselisihan hasil Pilkada Kabupaten Bungo yang dilayangkan ke MK RI.

“Kalau resmi kita menunggu surat dari MK, yang nantiknya diterukan oleh KPU RI. Tapi hasil pantauan kita hingga pukul 00.45 dini hari, Pilkada Kabupaten Bungo tidak ada gugatan,” kata Syahruddin.

Meski demikian katanya bisa saja pantaun KPU itu keliru. Sehingga kata Syahruddin, KPU akan mengumumkan hal itu secara resmi hanya berdasarkan surat dari MK tersebut. Apakah Pilkada Kabupaten Bungo ada gugatan atau tidak.

Pernyataan Syahrudidin ini juga dibenarkan oleh Ketua KPU Provinsi Jambi, M. Subhan. Hasil pantuan KPU Provinsi kata Subhan, hanya Pilwako Sungai Penuh yang sudah ada informasi ada gugatan ke MK.

“Untuk yang lain tidak ada kabar. Termasuk Bungo,” ujar mantan Ketua KPU Kabupaten Bungo tersebut.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan SZ-Erick, Syarkoni Syam saat dikonfirmasi Selasa memastikan bahwa pasangan SZ-Erick tidak melayangkan gugatan, baik ke MK maupun ke Gakumdu.

Pasangan SZ-Erick katanya menerima hasil Pilkada Kabupaten Bungo yang rekapitulasi suara menempatkan pasangan ini jauh di bawah pasangan Hamas-Apri. Keputusan itu, kata mantan Wakil Ketua DPRD Bungo dua periode ini atas kesepatan bersama dengan berbagai pertimbangan-pertimbangan.

“Terkait hasil pilkada Kabupaten Bungo, pasangan SZ-Erick tidak menguggat, baik ke MK maupun ke Gakumdu. SZ-Erick menerima apapun bentuk hasil pilkada Kabupaten Bungo,” kata Syarkoni dikonfirmasi pukul 15.30 WIB Selasa.

Alasan lain, kata Syarkoni, pasangan SZ-Erick menganggap masih banyak hal-hal lain yang lebih penting untuk dilakukan. Meski menerima hasil, menurut Syarkoni berdasarkan eveluasi Tim SZ-Erick pelaksanaan pilkada Kabupaten Bungo masih banyak kelemahan.

"Itu menjadi cacatan penting untuk proses demokrasi yang lebih baik ke depannya," pungkasnya.

Seperti diketahui, pasangan calon Bupati Bungo nomor urut 2, Hamas-Apri resmi ditetapkan memperoleh suara terbanyak dalam pilkada Kabupaten Bungo, 9 Desember 2020.

Hal itu berdasarkan pleno perolehan suara Komisi Pemilihan Umum(KPU) yang berakhir dini hari pukul 00.45 WIB, Kamis (17/12/2020).

Dari data KPU Kabupaten Bungo, dalam pleno penetapan hasil suara, pasangan nomor urut 1, SZ-Erick memperoleh 66.773 suara, atau 40,59 persen dari total suara sah 164.497 suara.

Sementara pasangan Hamas-Apri jauh mengungguli, yaitu memperoleh 97.724 suara atau 59,41 persen dari 164.497 suara sah.


Penulis: Khairul Fahmi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments