Sabtu, 6 Maret 2021

Kerusakan Jalan Provinsi di Tanjabtim Semakin Parah


Minggu, 10 Januari 2021 | 16:11:51 WIB


Kerusakan jalan provinsi di Desa Siau Dalam, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) membuat kendaraan yang akan melintas harus mengantre
Kerusakan jalan provinsi di Desa Siau Dalam, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) membuat kendaraan yang akan melintas harus mengantre / Metrojambi.com

MUARASABAK – Kerusakan jalan provinsi di Kabupaten Tanjung Jabung Tumur (Tanjabtim) semakin parah. Salah satu titik kerusakan terparah berada di RT 21 dan RT 22 Desa Siau Dalam.

Saat ini, jalan provinsi di Desa Siau Dalam dipenuhi lubang dan berlumpur. Tidak jarang kendaraan roda empat terjebak saat melintasi jalan tersebut.

“Sudah beberapa kali dilakukan perbaikan, namun hasilnya tetap sama. Ini karena banyaknya mobil angkutan sawit yang melintas,” ujar Kahar, salah seorang warga saat dikonfirmasi, Minggu (10/1/2021).

Sementara itu, Bejo, salah seorang sopir angkutan hasil pertanian mengatakan, kerusakan semakin parah dalam seminggu terakhir. Dikatakan Bejo, turunnya hujan juga membuat jalan semakin hancur.

“Mau melintas harus antre. Bahkan kadang-kadang harus nginap di jalan karena panjangnya antrean,” tandasnya.

Sebelumnya, menyikapi persoalan ini Pemkab Tanjabtim bersama kepolisian mengaktifkan kembali pos jaga dan portal yang berada di simpang tiga BRI.

Kasat Lantas Polres Tanjabtim, Iptu Rio R Siregar mengatakan, terkait pengaktifan kembali pos jaga dan portal tersebut pihaknya sudah melakukan sosialisasi.

Dikatakan Rio, nantinya mobil yang boleh membawa muatan keluar dan masuk melewati Desa Siau, Lambur, hingga Kecamatan Rantau Rasau dan Nipah Panjang, hanya yang berkapasitas kecil, seperti mobil L300.

“Sebelum jalan itu bagus, portal itu tidak akan kita buka. Dan akan ada petugas yang menjaganya, mulai dari Polsek, Polantas, Dishub, Satpol-PP dan pihak kecamatan setempat,” ujar Rio.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments