Sabtu, 6 Maret 2021

Nilai Ekspor Jambi Bulan November 2020 Naik, Impor Turun


Selasa, 05 Januari 2021 | 11:30:30 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Nilai ekspor Provinsi Jambi pada bulan November 2020 naik sebesar 10,67 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yakni dari US$ 163,76 juta pada bulan Oktober menjadi US$ 181,23 juta pada bulan November.

Sedangkan untuk nilai impor Provinsi Jambi November 2020 turun sebesar 6,80 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari US$ 3,00 juta pada bulan Oktober menjadi US$ 2,80 juta pada bulan November.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi Wahyudin mengatakan, penyebab utama naiknya nilai ekspor tersebut adalah naiknya ekspor pada komoditi pinang, komoditi kopi, teh, rempah, serta komoditi minyak nabati.

"Kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Jambi adalah ekspor kelompok Pertambangan yaitu sebesar 47,53 persen, diikuti Kelompok Industri sebesar 45,12 persen, dan Kelompok Pertanian sebesar 7,35 persen," sampainya, Selasa (5/1/2021).

Bila dirinci menurut komoditi, lanjut Wahyudin, kelompok industri didominasi oleh karet dan olahannya yang memberikan kontribusi mencapai 21,69 persen. Penyumbang kontribusi terbesar dari Kelompok Pertambangan yaitu minyak dan gas yang mencapai 45,76 persen. Sedangkan dari Kelompok Pertanian, komoditi pinang memiliki sumbangan 5,41 persen.

"Secara umum nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada Bulan November 2020 ke beberapa negara utama mengalami peningkatan. Ekspor Jambi yang mengalami peningkatan adalah ke Malaysia, Thailand, Inggris, Amerika Serikat, dan Korea Selatan. Sedangkan pergerakan turunnya nilai ekspor dapat diamati ke negara Singapura, Jerman, Perancis, Cina, Jepang, India, Australia, dan Taiwan," terangnya.

Sampai dengan Bulan November 2020 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa sebagian besar transaksi ekspor mengalami penurunan. Namun demikian, ada beberapa transaksi ekspor ke berbagai negara mengalami peningkatan. Peningkatan terjadi pada ekspor ke Jepang.

Sementara untuk nilai impor bulan November 2020 sebesar US$ 2,80 juta, turun sebesar 6,80 persen dibanding bulan sebelumnya. Wahyudin mengatakan penurunan impor ini dipicu oleh turunnya nilai impor pada kelompok komoditi Bahan Kimia dan Sejenisnya, kelompok komoditi karet dan sejenisnya, kelompok komoditi mesin dan alat angkutan, serta kelompok komoditi hasil industri dan lainnya.

"Impor Provinsi Jambi melalui tiga pelabuhan laut utama di Jambi yaitu Pelabuhan Talang Duku Jambi, Muara Sabak dan Kuala Tungkal serta pelabuhan udara Bandara Sultan Thaha," tuturnya.

Bila dilihat perannya sampai dengan Bulan November 2020, dikatakan Wahyudin bahwa impor Kelompok Mesin dan alat angkutan memberikan kontribusinya 39,58 persen dari total impor, diikuti peran Kelompok Hasil Industri dan lainnya yaitu sebesar 32,16 persen, dan impor Bahan Kimia dan Sejenisnya yaitu sebesar 23,25 persen.

"Untuk kelompok komoditi Makanan dan sejenisnya berperan sebesar 4,81 persen dan kelompok komoditi Karet dan sejenisnya hanya berperan 0,19 persen," tandasnya.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments