Selasa, 19 Januari 2021

Breaking News! Bendahara Dinas Perkim Sungai Penuh Ditahan Jaksa


Selasa, 12 Januari 2021 | 14:39:51 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi /

SUNGAI PENUH - Kasus dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Sungai Penuh memasuki babak baru.

Hari ini, Selasa (12/1/2021), Bendahara Dinas Perkim Sungai Penuh, Lusi Afrianti resmi ditahan oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh.

Informasi yang diperoleh Metrojambi.com, penahanan didasarkan pada Surat Perintah Penahanan dengan nomor PRINT-02/L.5.13/Ft.1/01/2021 tanggal 12 Januari 2021. Lusi saat ini ditahan di sel tahanan Polres Kerinci.

Masih menurut informasi di lapangan, hari ini Kepala Dinas Perkim Sungai Penuh, Nasrun juga dipanggil oleh pihak kejaksaan. Namun hanya Lusi yang datang memenuhi panggilan.

Menurut sumber di Kejari Sungai Penuh, Nasrun berdalih jika dirinya saat ini sedang sakit. "Yang bersangkutan mengaku sakit," ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Sebelumnya, Kadis Perkim Kota Sungai Penuh, Nasrun dan Bendaraha, Lusi Afrianti telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan korupsi anggaran Dinas Perkim tahun anggaran 2017, 2018, dan 2019.

Penetapan tersangka dilakukan pada, Rabu (22/7/2020) lalu, dengan surat perintah penyidikan nomor print : 519/N.5.13/Fd.1/7/2020 untuk tersangka Nasrun. Dan surat perintah penyidikan nomor print ; 520/N.5.13/Fd.1/7/2020 untuk tersangka Lusi Afrianti.

Kedua tersangka disangka telah melanggar pasal 2 ayat (1) Jo pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 yang diubah dan ditambah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001. Dengan ancaman minimal 1 tahun dan maksimal 15 tahun.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments