Minggu, 17 Januari 2021

Merampok di Jambi, Dua Warga Aceh Ditembak Polisi


Rabu, 13 Januari 2021 | 16:22:22 WIB


Kedua pelaku yang berhasil diamankan
Kedua pelaku yang berhasil diamankan / istimewa

JAMBI – Dua orang warga Aceh bernama Abdul Malik (51) dan Marhadan (37), harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi untuk mendapatkan perawatan setelah ditembak anggota Tim Gagak Hitam Unit Reskrim Polsek Jaluko, Polres Muaro Jambi.

Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto mengatakan kedua warga Aceh tersebut terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki karena melawan saat akan dilakukan penangkapan.

Ardiyanto menyebutkan, keduanya ditangkap terkait aksi perampokan di Desa Sungai Duren, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Rabu (13/1/2021) dini hari.

" Anggota kita terpaksa mengambil tindakan tegas terukur terhadap keduanya karena melawan saat akan dilakukan penangkapan," ujar Ardiyanto didampingi Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jambi, AKBP dr. M El Yandiko.

Ardiyanto menyebutkan, kedua pelaku melakukan aksinya sekira pukul 03.30 WIB. Namun berkat kesigapan petugas kepolisian, kedua pelaku berhasil ditangkap sekira pukul 05.00 WIB atau sekitar dua jam usai beraksi.

Ditambahkan Ardiyanto, kedua pelaku merupakan warga Aceh yang sengaja datang ke Jambi untuk melakukan aksi kejahatan. Pelaku sempat menginap di kediaman keluarganya sembari memantau target yang akan dirampok.

Lebih lanjut, Ardiyanto mengatakan kedua pelaku membobol salah satu rumah toko (ruko) yang berada di Desa Sungai Duren, Kecamatan Jaluko. Dalam aksinya, kedua pelaku juga membawa senjata tajam untuk mengancam korbannya.

"Korban mengalami kerugian lebih kurang 30 juta rupiah, karena kehilangan sejumlah uang tunai, perhiasan emas, serta handphone," kata Ardiyanto.

Dikatakannya lagi, pada saat kejadian ada tujuh orang korban yang berada di lokasi kejadian. Salah seorang korban yang berusia 21 tahun juga sempat dicabuli oleh pelaku.

Ardiyanto menyebutkan, saat ini kedua pelaku diamankan di Mapolsek Jaluko guna proses lebih lanjut. “Kedua pelaku kita kenakan pasal berlapis yaitu pasal 365 dan pasal 287 tentang pencabulan dengan ancaman kurungan penjara maksimal 15 tahun,” pungkasnya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments