Senin, 8 Maret 2021

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 Kabupaten Kerinci Dipertanyakan


Kamis, 14 Januari 2021 | 09:49:07 WIB


Ilustrasu
Ilustrasu /

 KERINCI - Realisasi anggaran penanganan Covid-19 tahun 2020 di Kabupaten Kerinci sebesar lebih kurang Rp 26,6 miliar yang dibagi pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dipertanyakan.

Adapun pembaguan anggaran Rp 26,6 miliar tersebut yakni, untuk Dinas Kesehatan sebesar Rp 1,9 miliar, Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja sebesar Rp 677 juta, RSUD MHA. Thalib Kerinci sebesar Rp 2,9 miliar rupiah, dan untuk Dinas Sosial sebesar Rp 16,5 milliar.

Kemudian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendapat Rp 2,1 milliar, yang dibagi untuk Pusdalops Rp 500 juta dan untuk koordinasi pananganan darurat bencana Rp 1,6 miliar. Selanjutnya untuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan Rp 342 juta, serta untuk Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Rp 100 juta.

"Sebagai masyarakat kita mempertanyakan realisasi anggaran Covid-19 tahun 2020, apakah sudah terserap semua atau ada silpa. Pemkab Kerinci harus terbuka terkait dengan realisasi anggaran ini," kata Agus, salah seorang toko muda Kerinci.

Ditambahkan Agus, dari keterangan warga yang ia peroleh, bantuan sosial (Bansos) dari Dinas Sosial Kerinci hanya satu kali. Padahal, kata Agus, anggaran di Dinas Sosial terbesar.

"Kemana anggaran tersebut? Kita harap untuk tahun ini tidak seperti itu lagi," tandasnya.

Kepala BPBD Kerinci, Darifus dikonfirmasi mengatakan untuk realisasi anggaran Covid-19 tahun 2020 agar ditanyakan kepada Bagian Ekobang atau BPKPD Kerinci.

"Silakan konfirmasi dengan BPKPD atau Ekobang," kata Darifus singkat.

Sementara itu, Kepala BPKPD Kerinci, Nirmala saat dikonfirmasi terkait realisasi anggaran Covid-19 tahun 2020 lalu, mengatakan dirinya tidak bisa mengeluarkan data, kecuali perintah dari atasan.

"Konfirmasi dengan Bupati atau Wabup atau Sekda. Kalau belum ada izin dari atasan saya tidak berani," ujarnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments