Jumat, 22 Januari 2021

Rp 1,5 Miliar Dana Bansos Covid-19 Dikembalikan ke Kas Daerah


Kamis, 14 Januari 2021 | 15:31:29 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI – Sebanyak Rp 1,5 miliar dari total Rp 66 miliar dana bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Covid-19 yang bersumber dari refocusing APBD Provinsi Jambi tahun anggaran (TA) 2020, dikembalikan ke Kas Daerah.

Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi, Arief Munandar mengatakan, Pemprov Jambi awalnya berkomitmen akan memberikan bantuan kepada 30.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

" Pertama sudah jelas fisiknya, berupa uang tunai 250.000 melalui PT. Pos dan 350.000 berupa sembako selama tiga bulan," kata Arief belum lama ini.
Kemudian pada rentan waktu November - Desember 2020, Pemprov Jambi kembali memberi bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 300.000 langsung melalui PT. Pos. " Saya sudah mengecek di Tebo, Kota Jambi, dan beberapa kabupaten/kota lainnya, Insya Allah sudah tersalur," sebut Arief.

Lebih lanjut Arief mengatakan, berdasarkan informasi yang didapat, bahwasanya dari jumlah 30.000 KK tersebut, ternyata tidak semua tersalur. Karena adanya data error dan atau tidak ditemukan alamat identitas penerimanya, namun hal ini menurutnya tidak mengurangi daripada nilai uang yang ada.

" Kalau yang tidak tersalur itu kita kembalikan ke kas daerah, bukan uang itu tidak ada, ada di PT. Pos sudah kita setor Rp 1,5 miliar sudah dikembalikan dan 94,24 persen terealisasi," terangnya.

Arief menyebutkan, pihaknya menyalurkan bantuan berdasarkan SK Bupati dan SK Walikota, karena pemerintah provinsi tidak punya wilayah. Ditambahkan Arief, dasarnya juga jelas, yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan masyarakat yang terdampak Covid-19.

" Jadi tidak termasuk DTKS pun kalau dia terdampak Covid-19 juga boleh dibantu, tetapi yang tahu ini adalah Kepala Desa, Lurah melalui musyawarah. Musyawarah itulah yang menentukan siapa-siapa yang menerima bantuan," tuturnya.

Sementara itu, untuk tahun 2021 ini Arief mengatakan belum ada informasi terkait bantuan Covid-19 apakah masih ada atau belum.

" Kita belum ada instruksi atau pun penganggaran untuk kembali membantu JPS, tapi kita lihat perkembangan dan mohon maaf itu kewenangan dari Gugus Tugas, pak Gubernur ketuanya," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments