Senin, 19 April 2021

Peran Ihsan Terungkap, Diduga Garap Proyek Bansos Melalui BUMN


Selasa, 19 Januari 2021 | 11:48:33 WIB


Ihsan Yunus
Ihsan Yunus / dok/metrojambi.com

Nilainya sangat fantastis, yakni Rp 1,3 triliun. Menariknya, untuk mendapatkan proyek tersebut, Ihsan diduga meminjam bendera PT Andalan Pesik Internasional, PT Bumi Pangan Digdaya, PT Mandala Harmoni, PT Pertani. Semuanya badan usaha milik negara.

Sayangnya, hingga Senin (18/1/2021) malam Ihsan belum berhasil dihubungi untuk dimintai konfirmasi. Ia sengaja menghindar. “Nomor yang Anda tuju sedang memblokir semua panggilan masuk.” Demikian jawaban dari nomor ponsel Ihsan yang biasa dihubungi Metro Jambi, 0811836***.

Junaidi, orang kepercayaan Ihsan di Jambi, juga tidak merespon panggilan Metro Jambi. Dua kali dicoba dihubungi, Junaidi tidak mengangkatnya. Menjelang pileg 2019 lalu, Junaidi cukup aktif menghubungkan Ihsan dengan kalangan media.

Ketika pada Selasa (12/1/2021) penyidik KPK memeriksa rumah keluarga Ihsan di Jalan Hankam Raya, Cipayung, Jakarta, Metro Jambi juga berupaya mengontak Ihsan. Saat itu nomornya belum memblokir panggilan masuk.

Namun, dia tidak menjawab panggilan Metro Jambi. Dikirimi pesan Whatsapp, politikus PDIP itu juga tidak merespon.

Metro Jambi juga berupaya menghubungi Irsal Yunus, orang tua Ihsan. Tetapi mantan anggota DPR RI dan mantan Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi itu juga enggan memberi keterangan.

"Oh, sebentar ya, saya bukan Pak Irsal," ujar seorang pria di ujung telepon.

Sayangnya, tidak lama kemudian sambungan terputus dan nomornya tidak bisa dihubungi lagi. Sedangkan kepada Koran Tempo, Ihsan menjawab singkat, "Enggak benar. Itu fitnah".


Penulis: ria/antara/mrj
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments