Senin, 8 Maret 2021

Sekda Tanjabbar Buka Konsultasi KLHS RPJMD Tahun 2021-2026


Rabu, 20 Januari 2021 | 11:46:00 WIB


Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Agus Sanusi
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Agus Sanusi / istimewa

KUALA TUNGKAL - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Agus Sanusi membuka kegiatan perencanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJMD tahun 2021-2026.

KLHS RPJMD yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanjabbar digelar di aula kantor Bappeda Tanjabbar yang dihadir berbagai elemen masyarakat, Selasa (19/1/2021).

Agus Sanusi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 32 tehun 2009, tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

"Pemerintah dan pemerintah daerah, wajib membuat dan menyusun KLHS. Untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dalam pembangunan suatu wilayah dan atau kebijakan rencana dan program," kata Agus.

Ditambahkan Agus, KLHS harus dilakukan karena akan menjadi dasar konsultasi publik yang diselenggarakan. "Dan ini akan menjadi dasar konsultasi publik  hari ini," ucapnya.

Sebagai salah satu instrumen pencegahan, pencemaran atau perusakan lingkungan hidup, KLHS merupakan rangkaian analisis yang sistimatis, menyeluruh dan partisipatif. Untuk memastkan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terigenterasi dalam pembangunan suatu wilayah.

"Kebijakan rencana dan atau program untuk menjaga keberlangsungan sumber daya dan menjamin keselamatan, kemampuan, kesejahteraan mutu generasi hidup masa kini dan masa depan," paparnya.

Agus menegaskan dalam penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah harus memeperhatikan prinsip dan tujuan pembangunan berkelanjutan.

"KLHS RPJMD ini disusun antara lain untuk memastikan bahwa rencana pembangunan lima tahun periode pemerintah Provinsi, kabupaten dan kota. Telah menjalankan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan," ujarnya.

Prinsip pembangunan berkelanjutan yang di maksud adalah tujuan pembangunan berkelanjutan yang memiliki pilar. "Peningkatan ekonomi masyarakat, berkelanjutan sosial masyarakat, kualitas lingkungan hidup, dan pembangunan yang menjamin keadilan dan terlaksananya tata kelola yang baik," tandasnya.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments