Kamis, 25 Februari 2021

Walikota Desak Kerjasama BPJS Kesehatan dengan Rumah Sakit Segera Terjalin


Jumat, 12 April 2019 | 10:10:09 WIB


Walikota Jambi Sy Fasha
Walikota Jambi Sy Fasha / istimewa

JAMBI- Hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai kelanjutan kerjasama BPJS Kesehatan dengan berapa rumah sakit. Walikota Jambi Sy Fasha merasa geram dengan berlarutnya permasalahan pemutusan kerjasama tersebut.

Baginya, kepentingan warga kota Jambi akan akses kesehatan tidak boleh diabaikan. Imbasnya, penumpukkan warga berobat terjadi di rumah sakit lainnya, seperti di rumah sakit Abdul Manap.

"Kalau bercerita BPJS (kesehatan) ini, sakit perut saya," kata Fasha kemarin.

"Rumah sakit di kota Jambi ada tiga yang belum diperpanjang tetapi ada dua yang sebenarnya tidak ada masalah lagi. Tapi sampai saat ini belum juga selesai, kan kasihan masyarakat. Pegawai satu rumah sakit itu ada 200 pegawai sampai 300, saat ini di rumahkan semua," katanya.

Kata Fasha, Imbas dari penutupan 3 rumah sakit ini, berimbas kepada rumah sakit yang lain.

"Contoh misalnya rumah sakit Abdul Manap dan lain sebagainya, itu terjadi lonjakan pasien," tambahnya.

Penumpukkan pasien di rumah sakit lain, tambah Fasha, selain sangat merugikan warga, juga merepotkan pihak rumah sakit. Ini karena keterbatasan jumlah pegawai yang ada.

"Yang tadinya mungkin pasti tidak perlu menunggu lama, ini pasien harus menunggu sampai 2 jam, yang kena siapa, Walikota yang kena kritikan," tambahnya.

Fasha mengingatkan kepada BPJS, agar segera mencari solusi hal itu secepatnya.

"Ingat yang dibayarkan ini kan bukan uang BPJS, tetapi uang masyarakat, uang kami pemerintah daerah dan uang pemerintah pusat. Kalau dikatakan BPJS tekor, ya bukan BPJS tapi pemerintah yang tekor. Kami yang akan talangin (tekor) itu.

Kata Fasha, fasilitas yang didapatkan oleh karyawan dan pejabat BPJS sudah berlebihan, seharusnya diimbangi dengan pelayanan yang harus lebih baik. Jangan sampai masyarakat, rakyat yang dirugikan.

"kami yang berbenturan dengan masyarakat," jelas Fasha.

Saat ini, jelas Fasha, Wakil Wali Kota sedang menyelesaian masalah pemutusan kerjasama tersebut. Jika masih berlarut-larut, dirinya tak segan-segan memutus kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Sebab loket BPJS saat ini tersedia di pelayanan perizinan dan Kecamatan.

"Kalau ini belum selesai, Saya mungkin nanti dulu lah buat kerjasamanya," kata Fasha.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliati mengatakan bahwa dirinya belum mendapatkan laporan sejauh mana proses kerjasama setelah diputus nya 3 Rumah Sakit tersebut.

"Sepertinya akan berlarut, karena sampai sekarang belum ada kejelasan," pungkasnya. 


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments