Senin, 19 April 2021

Ihsan Tak Lewat PDIP, Khafied: Ada, Tapi Bukan Atas Nama Partai


Jumat, 22 Januari 2021 | 15:15:25 WIB


Ihsan Yunus
Ihsan Yunus / istimewa

Usman hanya mengaku pernah menyalurkan bantuan kepada 10 pesantren di daerahnya. “Itu pun bukan dari Kemensos, melainkan dari Kementerian Agama. Dak pernah sayo nyalurkan bantuan dari Kemensos," tegasnya.

Ihsan menjadi sorotan setelah rumah keluarganya di Jalan Hankam Raya, Cipayung, Jakarta, digeledah Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terkait pengembangan kasus korupsi dana bansos. Dalam kasus ini, mantan Mensos Juliari Peter Batubara yang ditetapkan tersangka diduga menerima fee sebesar Rp 17 miliar.

Ihsan diduga ikut menjadi penyuplai sembako bansos dengan memakai sejumlah perusahaan milik negara, yakni PT Andalan Pesik Internasional, PT Bumi Pangan Digdaya, PT Mandala Harmoni, dan PT Pertani.

Dia disebut-sebut menjalankan usaha itu melalui adiknya, Muhammad Rakyan Ikram Yunus, dan koleganya bernama Yogas. Koran Tempo mengungkap, Ihsan mendapat proyek untuk pengadaan 4,6 juta paket bansos dengan nilai Rp 1,3 triliun.

Secara terpisah, Ketua DPC PDIP Merangin Khafid Moein mengakui adanya penyaluran bansos oleh Ihsan Yunus di daerahnya. Hanya saja, penyalurannya tidak atas nama partai. DPC sendiri, lanjut dia, tidak pernah mengajukan penyaluran bansos.


Penulis: Tim
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments