Sabtu, 15 Mei 2021

Tanjabtim Dapat Bantuan Rehab Saluran Irigasi


Senin, 01 Februari 2021 | 11:31:35 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARA SABAK - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) pada tahun ini mendapatkan bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat untuk rehabilitasi saluran irigasi rawa di empat titik lokasi.

Titik lokasi tersebut berada di Daerah Irigasi Rawa (DIR) Lambur I dan Lambur II, Lagan dan Simpang Pandan, Pemusiran serta Simpang Jelita.

"Dialokasikannya dana untuk rehabilitasi saluran irigasi ini agar saat terjadinya air pasang, air tidak menggenangi lahan pertanian atau perkebunan masyarakat," kata Kabid Pengairan dan SDA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tanjabtim, Dedy, Senin (1/2/2021).

Dijelaskan Dedy, bantuan DAK dari pusat pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2020 lalu. Jika tahun ini rehabilitasi irigasi Tanjabtim dialokasikan sebesar Rp 10 miliar, tahun lalu hanya sekitar Rp 6 miliar.

"Alhamdulillah, kalau tahun lalu cuma tiga titik, tahun ini meningkat menjadi empat titik. Untuk total panjang irigasi yang akan dikerjakan belum dihitung, tapi satu titik lokasi ada yang panjang 10 Km dan ada juga yang 20 Km," bebernya.

Dedy menambahkan, untuk pelaksanaan pengerjaan pihaknya berupaya akan dilaksanakan pada awal atau di pertengahan tahun. Jika dikerjakan tepat pada triwulan empat atau dekat dengan penghujung tahun, dikhawatirkan akan terganggu oleh air pasang besar.

"Selama pelaksanaan pengerjaan seperti tahun lalu tidak ada kendala, hanya saja kendala teknis, itu pun bukan kendala yang berarti," ujarnya.

Dikatakannta lagi, selain dana dari pusat, Pemkab Tanjabtim juga menganggarkan rehabilitasi saluran irigasi yang bersumber dari APBD di 20 titik lokasi. Jika tidak ada efisiensi anggaran untuk penanganan Covid-19, Dedy mengatakan pihaknya berupaya melakukan pelelangan secepat mungkin.

"Dari APBD Tanjabtim juga mengalokasikan untuk saluran irigasi sebanyak di 20 titik lokasi. Kita upayakan secepatnya lelang, jika tidak ada pengurangan anggaran," tutupnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments