Sabtu, 12 Juni 2021

Aspirasi OKP Tidak Diakomodir, KNPI Tanjabbar Tolak Dana Hibah

Rabu, 03 Februari 2021 | 17:01:08 WIB


/ Eko Siswono

KUALA TUNGKAL - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) menolak dana hibah yang diberikan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Tanjabbar. Ini dikarenakan aspirasi Organisasi Kepemudaan (OKP) tidak diakomodir.

Ketua KNPI Tanjabbar, Dadang Ginanjar mengatakan, pihaknya kecewa dengan dana hibah yang diberikan jauh dari harapan. Menurut Dadang, berdasarkan pembahasan di Badan Anggaran DPRD Kabupaten Tanjabbar, KNPI diberikan tambahan dana hibah sehingga total dana untuk KNPI sebesar Rp 250 juta.

Namun pada realisasinya, dana hibah untuk KNPI Tanjabbar dikurangi. Dadang mengatakan hal ini berdampak terhadap kegiatan KNPI di tahun 2021.

Dadang menambahkan, dengan tidak terakomodirnya aspirasi OKP maka dirinya memutuskan untuk tidak menggunakan dana hibah tersebut.

“KNPI merupakan wadah berkumpulnya OKP sekaligus menjadi mediator OKP dengan pemerintah. Untuk apa kalau hanya KNPI saja diberikan dana sedangkan OKP tidak. Maka sebagai bentuk protes dan solidaritas dana hibah sebesar 150 juta rupiah tersebut tidak akan kami gunakan,” kata Dadang, Rabu (3/2/2021).

Dadang menyebutkan, dana hibah untuk KNPI Tanjabbar hanya sebesar Rp 150 juta. Menurut Dadang, ini menjadi preseden buruk pembinaan kepemudaan di Tanjabbar.
“KNPI akan mengkomunikasikan info awal hibah ini kepada beberapa anggota DPRD Tanjabbar yang dari awal concern terhadap pemuda pada umumnya dan KNPI pada khususnya. Semoga ada titik terang pembangunan kepemudaan ke depan,” pungkasnya.

Sekretaris KNPI Tanjabbar, Lukmanurohim menambahkan, tanpa dana hibah KNPI masih bisa melaksanakan program kerja.

“Kalau pihak Disparpora mau main-main silahkan. Kita sudah terbiasa menjalankan organisasi tanpa dana dari pemerintah. Justru kita lebih leluasa untuk bergerak, tunggu saja,” pungkasnya.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments