Sabtu, 25 September 2021

Pemerintah dan Komite Ekonomi Kreatif Berkolaborasi Wadahi Ekonomi dan UMKM Jambi

Rabu, 03 Februari 2021 | 11:17:28 WIB


Gubernur Jambi Fachrori Umar
Gubernur Jambi Fachrori Umar / istimewa

JAMBI - Gubernur Jambi Fachrori Umar mengharapkan sinergitas antara pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Komite Ekonomi Kreatif untuk membangun Provinsi Jambi.

Pernyataan ini disampaikannya pada acara coffee morning dengan BUMN bertempat di rumah Dinas Gubernur Jambi. Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Forum BUMN Provinsi Jambi Reflizar, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Berlian Santosa, kepala OJK Jambi Endang Nuryadin, Kepala UPT dan perwakilan BUMN di Provinsi Jambi.

Fachrori menyatakan bahwa Pemprov Jambi melalui OPD terkait telah melakukan pembinaan terhadap ekonomi kreatif, yakni melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas kKebudayaan dan Pariwisata.

"Pembinaan ekonomi kreatif ini sangat penting karena ekonomi kreatif sangat bermanfaat bisa menciptakan dan membuka berbagai lapangan kerja sektor informal, yang selanjutnya akan menghasilkan efek berlipat ganda bagi perekonomian juga dampak positif sosial dan keamanan yakni bisa mengurangi kriminalitas," paparnya. 
Mengingat sangat pentingnya manfaat ekonomi kreatif, Pemprov Jambi telah menerbitkan surat keputusan Gubernur Jambi nomor 230/KEP-GUB/PSDA-1.1/2020 tentang pembentukan tim pengembangan ekonomi kreatif dan komite ekonomi kreatif di Provinsi Jambi.

Pembentukan komite ini, kata Fachrori supaya pembina ekonomi kreatif di Provinsi Jambi lebih terkoordinir yang selanjutnya diharapkan dapat membantu tumbuh kembang ekonomi kreatif. Pasalnya ada 22 BUMN di Jambi.

"Saya optimis komite ekonomi kreatif Provinsi Jambi bisa melaksanakan fungsi pembinaan ekonomi kreatif dengan baik dengan memadukan segala sumber daya yang ada di Provinsi Jambi. Baik produk-produk dari sumber daya alam maupun produk unggulan dalam budaya dan pariwisata guna membantu ekonomi kreatif bisa bertahan dan berkembang yakni dengan melakukan pembinaan dalam peningkatan kualitas produk pengemasan penyajian promosi maupun pemasaran," jelasnya. 
Fachrori juga mengungkapkan keyakinannya bahwa BUMN di Provinsi Jambi juga telah mengadakan pembinaan ekonomi kreatif yakni pembinaan terhadap UMKM di Jambi. 

"Saya yakin sinergitas tersebut bisa menghasilkan manfaat besar terhadap perekonomian Provinsi Jambi terutama di masa pandemi Covid-19 ekonomi kreatif harapkan bisa bertahan bertumbuh dan berkembang sebagai salah satu penopang perekonomian Provinsi Jambi," sampainya. 

Ketua komite ekonomi kreatif Berlian Santosa menjelaskan, pembentukan tim pengembangan ekonomi kreatif dan komite ekonomi kreatif di Provinsi Jambi bertujuan agar pembinaan lebih terkoordinir dan diharapkan dapat membantu tumbuh kembangnya ekonomi yang meliputi 16 subsektor kreatif
Disebutkannya bahwa orang-orang yang berada di sini sudah berkompeten. Ada dosen, arsitek, desainer kemudian juga ada penulis dan entrepreneur juga ada digital marketer dan sebagainya. 

"Lima hari lalu kita melakukan pendataan untuk pelaku ekonomi kreatif dan UMKM provinsi juga kami mendapatkan data sekitar 500 UMKM dan pelaku ekonomi kreatif yang bergabung dan berkolaborasi. Artinya komite ini berkomitmen untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan segala lingkungan dan sebagainya. Kami akan menjadi jembatan teman-teman yang ada dan kemudian kami bisa menyatukan visi misi kami ke depan untuk mengangkat Jambi," katanya. 


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments