Sabtu, 12 Juni 2021

Sejumlah Pejabat di Merangin Batal Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Penyebabnya...

Kamis, 04 Februari 2021 | 22:36:27 WIB


Bupati Merangin, Al Haris saat menerima suntikan vaksin Covid-19
Bupati Merangin, Al Haris saat menerima suntikan vaksin Covid-19 / Metrojambi.com

 BANGKO - Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar pencanangan vaksinasi Covid-19, Kamis (4/2/2021). Dalam kegiatan tersebut, Bupati Merangin, Al Haris menjadi orang pertama yang mendapat suntikan vaksin.

Sebelum mendapatkan suntikan, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan terhadap kesehatan Al Haris. Ini dilakukan untuk memastikan dirinya siap untuk menerima suntikan vaksin jenis Sinovac tersebut.

"Riwayat penyakit tidak ada. Tensi darah pak Bupati menunjukkan angka 125/80 mm. Jadi aman untuk divaksin," ujar Lutfiana, dokter yang menyuntikkan vaksin kepada Bupati Merangin.

Setelah Bupati, giliran Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy P yang mendapat suntikan vaksin, setelah sebelumnya juga lolos pemeriksaan kesehatan.

Pantauan di lapangan, sejumlah pejabat yang awalnya masuk dalam daftar penerima vaksin, akhirnya batal untuk divakasin. Salah satunya adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Merangin, Martha Parulina Berliana.

Setelah dua kali dilakukan pemeriksaan, tekanan darah Martha Parulina Berliana tetap menunjukkan angka 160/94 mm. Dikarenakan tekanan darahnya tinggi, Martha tidak bisa divaksin.

Hal yang sama juga terjadi pada Kasdim 0420/Sarko, Mayor Inf. Edi Arman, Staf Ahli Bupati Merangin, Dedy Darmantias, serta Ketua Pengadilan Negeri Bangko, Salman. Mereka batal divaksin karena tidak lolos pemeriksaan kesehatan.

"Sebelum divaksin, saya memang minta calon penerima vaksin harus menjalani skrining. Tidak hanya tekanan darah yang harus rendah, tapi penerima vaksin tidak punya penyakit kronis yang menahun. Tidak boleh ada penyakit ginjal," ujar Bupati Merangin, Al Haris.

Selain Bupati dan sejumlah pejabat di Merangin, hari ini juga dilakukan vaksinasi terhadap 20 orang tenaga medis yang terlibat dalam penanggulangan dan pencegahan Covid-19 dari sejumlah Puskesmas.

"Sasaran vaksinasi Covid-19 kita yang pertama tenaga medis, Forkopimda, Satgas yang bertugas di posko-posko Covid-19. Setelah itu baru nanti giliran anggota Polri, TNI dan masyarakat," sebut Haris.

Sebelumnya, Rabu (3/2/2021) kemarin, telah dilakukan vaksinasi Covid-19 secara serentak untuk tenaga medis di sejumlah Puskesmas dalam Kabupaten Merangin, serta tenaga medis di Rumah Sakit Umum Kolonel Abundjani Bangko.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments