Minggu, 28 November 2021

Kelompok Pertambangan Sumbang Ekspor Terbesar Jambi Pada 2020

Rabu, 03 Februari 2021 | 11:37:28 WIB


ilustrasi tambang
ilustrasi tambang / dok/metrojambi.com

JAMBI - Kelompok pertambangan merupakan kelompok yang memiliki kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Jambi tahun 2020.

Kepala BPS Provinsi Jambi Wahyudin melalui keterangan tertulis yang disampaikan pada Selasa (2/2) mengatakan Kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Jambi adalah ekspor kelompok pertambangan yaitu sebesar 47,41 persen, di ikuti kelompok industri sebesar 44,90 persen, dan kelompok pertanian sebesar 7,69 persen.

Dimana nilai ekspor sampai bulan Desember 2020 yaitu sebesar 1.776,59 juta dolar AS, lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019, yaitu turun sebesar 37,47 persen.

Penyumbang kontribusi terbesar dari kelompok pertambangan yaitu minyak dan gas yang mencapai 45,76 persen. Pada kelompok industri didominasi oleh karet dan olahannya yang memberikan kontribusi sebesar 21,71 persen. Sedangkan pada kelompok pertanian komoditi pinang memiliki sumbangan 5,70 persen.

Sedangkan nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada bulan Desember 2020 turun 13,06 persen jika dibandingkan dengan bulan November 2020, yakni dari 181,23 juta dolar AS menjadi 157,57 juta dolar AS.

Turunnya nilai ekspor pada bulan Desember 2020 tersebut di sebabkan oleh turunnya ekspor pada komoditi ikan dan udang, komoditi minyak nabati, komoditi kayu lapis dan olahannya, komoditi pulp dan kertas serta komoditi batu bara.

Sementara itu, tingkat penghunian kamar (TPK) pada Desember 2020 di Provinsi Jambi menurun jika dibandingkan dengan TPK pada November 2020. Pada Desember 2020 TPK hotel berbintang di Jambi sebesar 40,74 persen, sedangkan bulan November 2020 sebesar 40,97 persen.

Turunnya TPK hotel berbintang di Jambi tersebut terjadi pada kelompok hotel bintang I, bintang II, bintang III, bintang IV dan bintang V. Sedangkan perkembangan TPK tertinggi selama tahun 2020 terjadi pada hotel bintang V yang terjadi pada bulan Januari 2020 yang mencapai 95,46 persen. Sedangkan yang terendah terjadi pada hotel bintang II pada bulan Mei sebesar 5,49 persen.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments