Minggu, 7 Maret 2021

Wawako Maulana : Jangan Sampai Warga Kekurangan Gizi


Rabu, 17 Februari 2021 | 14:10:22 WIB


Wakil Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM hadiri kegiatan Penyaluran Bantuan Sosial Pangan, bertempat di E- Warong Sekoja 1 Kelurahan Arab Melayu Kecamatan Pelayangan (17/2).
Wakil Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM hadiri kegiatan Penyaluran Bantuan Sosial Pangan, bertempat di E- Warong Sekoja 1 Kelurahan Arab Melayu Kecamatan Pelayangan (17/2). / istimewa

JAMBI- Wakil Walikota (wawako) Jambi Maulana menyerahkan bantuan pangan program Kementerian Sosial (Kemensos) RI di E- Warong Sekoja 1, kelurahan Arab Melayu Seberang Kota Jambi, Rabu (17/2).

Penerima bantuan sebanyak 1.195 kepala keluarga penerima manfaat dari 6 kelurahan di kecamatan Pelayangan. Kepada penerima bantun, Maulana meminta agar dimanfaatkan untuk peningkatan kebutuhan gizi yang baik. 

“Saya ingin memastikan bahwa di tengah pandemi ini jangan sampai terjadi kekurangan gizi dan pangan, khususnya pada kelompok keluarga rentan yaitu yang pertama balita, yang kedua ibu hamil,” katanya.

Ia menjelaskan, selain memberikan bantuan, Maulana juga bersilaturahmi  dengan masyarakat, serta memberikan arahan kepada Camat, Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas untuk sering turun ke masyarakat, termasuk juga Kepala Puskesmas.

“Karena apa, selama pandemi Posyandu tidak berjalan. ditutup. Sehingga monitoring tumbuh kembang anak, ibu hamil dan lain-lain banyak mengalami kendala,” ujar Maulana.

Pemkot Jambi, tambah Maulana, akan terus turun langsung ke masyarakat, agar mengetahui apa yang dibutuhkan warganya. Jangan sampai, kebutuhan gizi dan pangan warga, khususnya ibu hamil dan balita terganggu.

Maulana memastikan penerima bantuan tepat sasaran. Pasalnya, penerima sesuai data terpadu kesejahteraan sosial.

“Kalau yang mendapatkan bantuan ini sesuai dengan data terpadu Kesejahteraan Sosial PPKS. Ada 45 indikator melalui Kementerian Sosial, sudah ada nama-namanya,” tambahnya.

Akan tetapi, kata Maulana kemungkinan ada orang miskin baru di tengah-tengah pandemi ini dan harus menjadi perhatian pemerintah. 

Sementara Kabid Perlindungam Jaminan Sosial dan Warga Negara Migran Dinsos kota Jambi, Aditya Saputra menambahkan nilai satu paket bantuan sebesar Rp200.000.

“Jadi uang Rp 200.000 tidak bisa kita ambil secara tunai, jadi diganti dengan bantuan pangan sembako yang ada karbohidrat, vitamin, beras, kacang-kacangan, buah-buahan, ditukarkan di E-Waroeng. Semuanya kita kasih bentuknya sesuai dengan kebutuhan perekonomian masyarakat,” ujarnya.


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments