Senin, 24 Januari 2022

Gelandangan dan Pengemis Menjamur di Bungo, Satpol PP Diminta Bertindak

Rabu, 17 Februari 2021 | 16:50:35 WIB


Gelandangan dan Pengemis Menjamur di Bungo
Gelandangan dan Pengemis Menjamur di Bungo / Khairul Fahmi/Metrojambi.com

MUARA BUNGO - Banyaknya gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang meminta-minta di sekitaran Kota Bungo membuat masyarakat resah.

Dari pantauan di lapangan, kawasan Simpang PU Pasar Atas menjadi pusat tempat Gepeng beroperasi. Selain itu, beberapa Gepeng lainnya terlihat berjalan ke toko-toko di pasar.

Salah seorang warga mengaku pernah dipaksa untuk memberikan uang oleh Gepeng yang ada di lampu merah simpang PU tersebut.

“Kadang suka maksa-maksa sampai ngetok-ngetok kaca mobil. Satpol PP kita harapkan segera bertindak melakukan penertiban,” ujarnya.

Kabid Trantib Satpol PP Bungo, Ihkwan Syam saat dikonfirmasi mengaku sedang berusaha untuk melakukan penertiban para Gepeng tersebut.

“Kita masih melakukan beberapa penertiban dimulai dari Pedagang buah dadakan, penyakit masyarakat hingga nanti kita lakukan penertiban terhadap para Gepeng,” tuturnya.

Ia juga mengaku beberapa waktu lalu sudah melakukan penertiban terhadap para Gepeng dan anak punk. Namun setelah hilang beberapa hari para Gepeng tersebut kembali muncul.

“Sudah pernah ditertibkan, cuma hilang tiga hari terus datang lagi. Kalau untuk anak punk sudah sangat berkurang setelah kita lakukan razia tersebut," ungkap Ikhwan.

Sementara itu, Kabid Sosial Dinas Sosial P2KB dan P3A Bungo, Sirlina Wati menyebut telah melakukan upaya penertiban dengan mengantarkan para Gepeng dan anak punk ke alamat asalnya. Tetapi hal itu dinilai tidak cukup untuk memberikan efek jera.

Ia juga meminta dukungan seluruh masyarakat untuk ikut menertibkan para Gepeng tersebut dengan tidak memberikan uang kepada mereka.

“Solusinya masyarakat jangan kasih uang. Di Bungo pengemis sudah kaya karena masyarakat banyak yang memberi dengan minimal dua ribu rupiah, sedangkan di daerah lain pengemis hanya mendapat recehan. Ini yang membuat Gepeng banyak datang ke Bungo,” tandasnya.


Penulis: Khairul Fahmi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments