Minggu, 7 Maret 2021

Buka Lahan dengan Cara Dibakar Lahan, Warga di Tanjabbar Ditangkap


Minggu, 21 Februari 2021 | 13:50:26 WIB


Petugas kepolisian saat mengecek lokasi kebakaran lahan di Desa Karya Maju, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjabbar
Petugas kepolisian saat mengecek lokasi kebakaran lahan di Desa Karya Maju, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjabbar / Metrojambi.com

 KUALA TUNGKAL - Wahono (32), warga Parit Lapis, RT1 2 Dusun Simpang, Desa Karya Maju, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) ditangkap anggota Polsek Pengabuan lantaran membuka lahan dengan cara dibakar.

Informasi yang diperoleh Metrojambi.com, penangkapan dilakukan sekira pukul 18.00 WIB, Sabtu (20/2/2021) kemarin, di Sungai Jadam Kanal 12, Parit 12, Desa Karya Maju, Kecamatan Pengabuan.

Penangkapan bermula saat anggota Polsek Pengabuan dan Tim RPK Distrik VI PT. WKS melakukan patroli cegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Saat itu, tim patroli tengah mengecek kanal air dan pemasangan baleho di lokasi rawan karhutla di Kecamatan Pengabuan.

Saat melakukan patroli tersebut tim menemukan adanya asap mengepul di hutan. Tim gabungan kemudian menuju lokasi tempat asap berasal. Sesampainya di lokasi tim kemudian melihat hamparan lahan yang sudah ditebas dan tengah di bakar.

Saat itu ditemukan seorang laki-laki yang bernama Wahono, yang merupakan pemilik lahan. Kemudian, tim membawa Wahono ke  Mapolsek Pengabuan untuk dilakukan pemeriksaan.

Kepada petugas kepolisian Wahono mengakui jika lahan itu merupakan miliknya yang baru dibeli sekitar dua bulan lalu seharga Rp 24 juta, dari seseorang bernama Khusni. Rencanya, Wahono akan menjadikan lahan tersebut sebagai lahan perkebunan.

Kapolsek Pengabuan, AKP Edi Purnawan membenarkan adanya penangkapan itu. "Iya, benar. Penangkapannya kemarin," ujar Edi, Minggu (21/2/2021).

Dari lokasi lokasi kejadian pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa korek api, minyak solar dalam botol air mineral,golok yang digunakan untuk menebas perkebunan dan sejumlah kayu sisa pembakaran.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments