Senin, 19 April 2021

Patgulipat Beasiswa SMA, BPK Temukan Rp 2,5 M Potensi Kerugian Negara


Senin, 22 Februari 2021 | 10:02:08 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / istimewa

Ilham ketika dihubungi pada Minggu (21/2/2021) tidak menjawab telepon Metro Jambi. Namun, dalam kesempatan terpisah sebelumnya dia mengaku telah mengembalikan uang sekitar Rp 500 juta ke kas daerah.

Sisa Rp 2 miliar lebih? Sumber Metro Jambi menyebutkan bahwa PPK di Dinas Pendidikan berupaya menutupi temuan ini dengan membuat bukti pengeluaran atau surat perintah perjalan dinas (SPPD) baru. Kuat dugaan, sebagian SPPD ini fiktif.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Bukri yang dihubungi pekan lalu mengaku tidak begitu mengetahui temuan tersebut. “Kayaknya tahun (2019) itu saya belum di sini (Disdik, red), jadi kurang tahu nian," ujarnya.

Namun Bukri mengaku sempat mendengar isu temuan tersebut. “Cuma, kabarnya sudah diselesaikan sama rekanan. Karena sekarang juga nampaknya dak ada lagi,” tambahnya

Sementara Plt Kepala yang juga Sekretaris Inspektorat Provinsi Jambi, Ferdiansyah, tidak pernah merespon panggilan telepon dan pesan WhatsApp Metro Jambi. Informasi didapat, temuan total Rp 2,6 miliar ini sempat menjadi sorotan serius Inspektorat Provinsi Jambi.

Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi Lexy Fatharany mengaku belum mendengar informasi soal temuan beasiswa di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi 2019 itu. “Kita cek dulu apakah sudah ada laporan apa belum,” ujar Lexy, Minggu (21/2/2021) malam.

Dia juga menyatakan akan menanyakan masalah ini ke Inspektorat Provinsi Jambi. “Kita akan kerja sama dengan Inspektorat untuk menanyakan soal pengembalian, apakah benar belum dikembalikan.  Ini tujuannya supaya tidak merugikan keuangan daerah,” tukasnya.

Lalu bagaimana dengan perbuatan melawan hukumnya? Lexy belum mau berkomentar. “Nanti kita cek dululah ke Inspektorat,” tandasnya.


Penulis: mrj/rna/ria
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments