Senin, 19 April 2021

Honorer Laporkan Adirozal, Lima Tahun Lulus CPNS Tidak Diberi SK dan Tidak Digaji

Berkali-Kali Ngadu ke DPRD Kerinci Tidak Digubris

Rabu, 24 Februari 2021 | 10:20:25 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / istimewa

JAMBI - Sepuluh calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari jalur honorer kategori II (K-II) menggugat kebijakan Bupati Kerinci Adirozal. Penyebabnya, sudah lima tahun Adirozal menolak mengeluarkan Surat Keputusan (SK) CPNS padahal mereka telah memegang Nomor Induk Pegawai (NIP) resmi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Selain Bupati, mereka juga menggugat oknum aparatur sipil negara (ASN) dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM, dulu BKD). Langkah awal, perwakilan honorer ini melapor ke Ombudsman RI Perwakilan Jambi, Selasa (16/2/2021) pekan lalu.

Baca juga : Terkejut Terima Penetapan NIP

" Laporannya sudah naik ke proses pemeriksaan. Tapi, substansinya tidak boleh kami sampaikan. Yang jelas, sudah dinaikkan ke tahap pemeriksaan dan sudah diproses," kata Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Jambi Jafar Ahmad, Selasa (23/2/2021).

Berdasarkan data yang dihimpun Metro Jambi, sebenarnya ada puluhan pegawai honorer di berbagai instansi yang dinyatakan lulus seleksi pada 2014, tetapi tidak kunjung menerima SK Pengangkatan CPNS. Berkali-kali mereka menanyakan ke Bupati dan BKD tetapi tidak ada kejelasan.


Penulis: ria/mrj/ded
Editor: Ikbal/mrj



comments