Jumat, 18 Juni 2021

Polres Sarolangun Amankan Truk Bermuatan Minyak Ilegal

Rabu, 24 Februari 2021 | 14:37:34 WIB


Satu unit truk bermuatan minyak ilegal dan sebuah sepeda motor pelangsir minyak ilegal di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun Jambi, diamankan pihak kepolisian, Selasa (23/2/2021)
Satu unit truk bermuatan minyak ilegal dan sebuah sepeda motor pelangsir minyak ilegal di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun Jambi, diamankan pihak kepolisian, Selasa (23/2/2021) / dok/metrojambi.com

SAROLANGUN - Satu unit truk bermuatan minyak ilegal dan sebuah sepeda motor pelangsir minyak ilegal di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun Jambi, diamankan pihak kepolisian, Selasa (23/2/2021).

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono mengatakan, truk yang diamankan bermuatan lebih kurang 600 liter minyak ilegal.

"Untuk sepeda motor, mengangkut enam jerigen atau swkitar 180 liter minyak," ujar Sugeng, Rabu (24/2/2021).

Sugeng menambahkan, untuk barang bukti truk bermuatan minyak ilegal belum bisa dibawa dari lokasi diamankan, karena dalam keadaan rusak dan terkunci.

"Mobil itu ditinggalkan pemiliknya. Untuk saat ini kita pasang police line," kata Sugeng.

Untuk diketahui, dalam operasi tersebut Kepolisian Resort Sarolangun menurunkan personel sebanyak 39 orang yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Sarolangun, Kompol Ahmad Bastari.

Selain mengamankan satu unit truk bernomor polisi BE 8564 WA dan dikemas dalam tedmon segi empat, drum plastik. Personil juga ikut mengamankan dua orang yang dicurigai kuat berhubungan dengan mobil tersebut.

Sementara itu, satu unit motor yang diamankan bermuatan enam dirigen minyak ilegal sebanyak 180 liter. Selain itu, satu unit truk Canter berwarna kuning dengan nomor polisi BD 8042 EU berisi minyak mentah yang terparkir di pinggir jalan juga turut di Police Line di KM 22 karena rusak dan tidak memungkinkan untuk dibawa ke Mapolres.

Terpisah, dalam operasi tersebut personil juga berupaya menuju lokasi yang diduga sebagai tempat sumur minyak ilegal namun terkendala Medan.

"Kita sudah berupaya melintasi jalan menuju sumur minyak menggunakan motor trail, namun Medan yang cukup berat akhirnya kita balik kanan," ujar Bastari.


Penulis: Mario
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments