Jumat, 7 Mei 2021

Warga Korsel Ditahan, Dari Palembang Masuk Merangin Tanpa Paspor


Kamis, 21 Januari 2021 | 11:53:37 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SUNGAIPENUH – Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan diamankan dari sebuah hotel di Bangko, Merangin, oleh petugas Imigrasi Klas III Kerinci. Dia diketahui baru dari lokasi PT Hijau Artha Nusa (HAN) yang dimiliki oleh warga asal Korsel.

Kepala Imigrasi Kerinci Raden Indra kepada Metro Jambi mengatakan, pihaknya turun ke Bangko setelah mendapat laporan dari tim pengawasan orang asing (POA) di Merangin.

“Begitu mendapat informasi, anggota langsung meluncur ke Bangko. Pukul 5.30 pagi dilakukan pemeriksaan," ujar Indra, Rabu (20/1/2021).

Menurut Indra, awalnya Tim POA dan Imigrasi Kerinci melakukan razia di salah hotel di jalan lintas Sumatera Pematang Kandis, Bangko. Di salah satu hotel, mereka memeriksa tiga warga asal Korsel.

Ketika dilakukan pengecekan dokumen, satu WNA tidak bisa menunjukkan paspor aslinya dan dokumen lainnya. “Dia menunjukkan foto paspor di handphone ke petugas Imigrasi,” ujarnya.

Sedangkan dua orang yang sempat diperiksa memiliki dokumen lengkap. Keduanya tercatat sebagai tenaga kerja asing di PT HAN. Karena itu mereka dilepas. Sedangkan satu orang tanpa dokumen lengkap diamankan.

"Saat ini ditempat di ruang detensi Iantor Imigrasi,” tambah Indra.

Indra merincikan, ketiga warga asing itu terdeteksi bernama Lee Jonghak (lahir 27 Mei 1960); Kil Tae Seob (lahir 13 Juni 1962) dan Ryu Jih Youk (lahir 6 November 1967). Yang tidak membawa dokumen lengkap adalah Ryu Jih Youk.

Ryu Jih Youk akan dikenakan Pasal 71 huruf (b) dan Pasal 116 UU RI No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Juru bicara PT HAN Mukhlisin yang dihubungi Metro Jambi mengatakan, WNA yang diamankan tersebut bukan tenaga kerja PT HAN.

“Dia datang dari Palembang bersama enam orang kawannya, warga Palembang. Dia bukan karyawan, tapi datang ke PT HAN untuk menjajaki kerja sama,” ujarnya.

Dijelaskan, selama dua hari dua malam WNA tersebut menginap di hotel di Jalan Lintas Sumatera.

“Kebetulan, di hotel yang sama ada suami isteri karyawan PT HAN. Makanya ikut diminta keterangan,” katanya. Diakui Mukhlisin, cukup banyak warga Korsel d PT HAN, baik di lokasi maupun kantor pusat PT HAN.


Penulis: Dedi/Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments