Sabtu, 17 April 2021

DPRD Evaluasi JBC, Kontribusi ke Kas Daerah Dianggap Terlalu Minim


Senin, 01 Maret 2021 | 10:22:03 WIB


ilustrasi / Skyscrappercity.com
ilustrasi / Skyscrappercity.com / istimewa

JAMBI - DPRD Provinsi Jambi akan mencermati kerja sama PT Putra Kurnia Properti (PKP) dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam pembangunan superblock Jambi Bisnis Center (JBC) di kawasan strategis Simpang Mayang. Kontribusi PT PKP  ke kas daerah dari pengelolaan lahan eks Dinas Peternakan itu dinilai terlalu minim.

Rencana evaluasi disampaikan Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto. Menurut Edi, DPRD sudah memanggil Pemprov Jambi untuk menanyakan sejumlah kerja sama dengan pola bangun, guna, serah (BGS) atau dikenal pula dengan sebutan BOT (built, operate, transfer) antara Pemprov dengan swasta.

Selain JBC, termasuk yang ditanyakan adalah pengelolaan Pasar Modern Angsoduo oleh PT Eraguna Bumi Nusa (EBN) dan Hotel Ratu oleh PT Jambi Sapta Manunggal Pratama. “Kita akan mencermati secara mendalam seperti apa MoU-nya, supaya bisnis bisa saling menguntungkan,” ujar Edi kepada Metro Jambi, Sabtu (27/2/2021).

Menurut Edi, ada sejumlah laporan masyarakat terkait proyek JBC. "Agak simpang siur juga. Kabarnya masih ada persyaratan yang kurang untuk pembangunannya. Masih banyak permasalahan-permasalahan di sana," tambah pria yang menjabat Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi ini.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments