Senin, 19 April 2021

Usut Kasus Bukit Tengah, Kejati Kembali Turunkan Ahli dari IPB


Kamis, 22 November 2018 | 11:08:37 WIB


Kompleks Perkantoran Bukit Tengah Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten Kerinci
Kompleks Perkantoran Bukit Tengah Kecamatan Siulak Mukai Kabupaten Kerinci / dok/metrojambi

JAMBI - Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi kembali turun ke proyek pembangunan komplek perkantoran Bukit Tengah, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci yang menghabiskan anggaran Rp 57 miliar.

Kasi Penyidikan Kejati Jambi Imran Yusuf menyebutkan, ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB) turun untuk melakukan pengecekan dan penghitungan kerugian negara. "Ini yang kedua tim ahli dari IPB turun untuk memperkuat hasil sebelumnya," ujar Imran, Rabu (21/11).

Menurutnya, dijadwalkan tim IPB yang turun ke Kerinci sejak Rabu (21/11) itu selama satu minggu. Selama di Kerinci, tim tersebut didampingi tim dari Kejati.

Untuk diketahui, tim dari IPB tersebut merupakan tim ahli yang diperbantukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menghitung kerugian negara dari sektor tanah.

Selain tim dari IPB, sejumlah tim ahli dari Provinsi Jambi juga telah diturunkan.

Pembangunan komplek perkantoran tersebut menelan dana Rp 57 miliar yang dianggarkan pada tahun 2010 hingga 2014 dari APBD Kabupaten Kerinci. Kasus tersebut mencuat sejak tahun 2015 lalu dan saat ini sedang ditangani penyidik Kejati Jambi.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments