Jumat, 25 Juni 2021

Penjabat Gubernur Jambi Minta PKK Berperan Aktif Cegah COVID-19

Selasa, 02 Maret 2021 | 10:04:37 WIB


Penjabat Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni mengimbau Tim Penggerak Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di kabupaten/kota berperan aktif mengedukasi masyarakat menerapakan protokol kesehatan COVID-19.
Penjabat Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni mengimbau Tim Penggerak Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di kabupaten/kota berperan aktif mengedukasi masyarakat menerapakan protokol kesehatan COVID-19. / (Antara/HO/Ist)

JAMBI  - Penjabat Gubernur Jambi menghimbau Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di kabupaten/kota untuk berperan aktif dalam mencegah penularan COVID-19 melalui sosialisasi dan ajakan penerapan protokol kesehatan.

"Selain fokus pada sepuluh program pokok PKK, TP PKK di daerah diharapkan aktif dalam mencegah penyebaran COVID-19 dengan menyosialisasikan protokol kesehatan COVID-19," kata Penjabat Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni di Jambi, Selasa.

Dijelaskan Hari Nur Cahya Murni, TP PKK TP PKK merupakan mitra kerja pemerintah maupun organisasi sosial kemasyarakatan lainnya yang berfungsi sebagai fasilisator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing tingkat pemerintah.

Sebagai organisasi dengan struktur paling lengkap dari pusat hingga lingkungan terkecil yaitu keluarga, TP PKK di daerah diharapkan bisa bergerak efektif, masif dan ekstensif yang bermitra dan bersinergi. Mengingat struktur PKK secara administratif ada di pemerintah desa dan kelurahan sehingga menghasilkan ‘outcome’ yang luar biasa.

Sehingga TP PKK merupakan salah satu organisasi yang cukup efektif untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat betapa pentingnya penerapan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19.

Hingga saat ini pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu berjumlah 5.489 orang, dengan rincian 4.294 sudah dinyatakan sembuh, 1.112 masih menjalani proses perawatan dan 83 orang meninggal dunia.

Hampir setiap hari terdapat penambahan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu.

Selain itu, TP PKK diharapkan turut serta menyukseskan program vaksinasi COVID-19. Pada tahap II vaksinasi COVID-19 tersebut akan dilakukan pada sembilan komponen dengan sasaran 505.199 sasaran. Di antaranya pedagang pasar 28.095 sasaran, tokoh agama 1.194 sasaran, wakil rakyat 451 sasaran dan pejabat negara 12 sasaran.

Selanjutnya pegawai pemerintah 47.081 sasaran, keamanan yang terdiri dari TNI dan Polri 13.523 sasaran, pelayan publik 45.133, transportasi publik 4.554 dan petugas pariwisata 250 sasaran.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Antara


comments