Minggu, 11 April 2021

BPJS Kesehatan Bayar Klaim Rumah Sakit Sepanjang April 2019 Sebanyak Rp 92 Miliar


Rabu, 17 April 2019 | 16:40:28 WIB


Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jambi Elshe Theresia saat memberikan katerangan pers
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jambi Elshe Theresia saat memberikan katerangan pers / Metrojambi.com

JAMBI - BPJS kesehatan telah menggelontorkan dana sebesar Rp 11 triliun secara nasional untuk membayar hutang klaim jatuh tempo BPJS Kesehatan kepada rumah sakit. Di luar itu BPJS kesehatan juga melakukan pembayaran sebesar Rp 1,1 triliun dalam bentuk dana kapitasi kepada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

Dimana setiap tanggal 15 merupakan tanggal pembayaran kapitasi untuk FKTP. Oleh karena itu, ada kemungkinan pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS kesehatan pada hari berikutnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jambi Elshe Theresia mengatakan adapun total pembayaran yang dilakukan KC Jambi adalah sebesar Rp 92 miliar sepanjang bulan April 2019.

"Untuk wilayah kerja kantor cabang Jambi terdapat 167 FKTP dan 27 FKRLT yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan kliennya oleh BPJS kesehatan setempat," sampainya saat konferensi pers, Selasa (16/4/2019) siang.

Elshe menyebut, jika Rp 92 miliar tersebut sudah termasuk pembayaran kepada tiga rumah sakit yang habis masa kerjasama beberapa waktu lalu. "Karena masih ada kewajiban kami, maka kami tetap melakukan pembayaran," terangnya.

Ditanya mengenai apakah ketiga rumah sakit itu bisa melanjutkan kerjasama atau tidak, Elshe menyebut peluang masih ada. "Memang saat ini kami sedang menyelesaikan hak dan kewajiban yang terjadi ditahun 2018 lalu," tuturnya.

Penyelesaiannya, kata Elshe, dengan mekanisme first in first out. Artinya urutan pembayarannya disesuaikan tagihan klaim rumah sakit yang lolos verifikasi dan sudah jatuh tempo akan terlebih dahulu dibayar BPJS kesehatan. Tentunya sesuai catatan kami rumah sakit mana yang lebih dulu mengajukan berkas secara lengkap tentu transaksi pembayaran clan-nya akan diproses terlebih dulu.

Upaya menuntaskan pembayaran fasilitas kesehatan ini, lanjutnya, dapat terwujud karena ada dukungan penuh dari kementerian keuangan kementerian kesehatan.

"Dengan dibayarnya hutang klaim jatuh tempo oleh BPJS kesehatan kepada fasilitas kesehatan diharapkan pihak fasilitas kesehatan juga bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasiIqbal juga berharap pihak RS dapat kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKN-KIS," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments