Senin, 19 April 2021

Ketahui Harga Rapid Test Antigen dan Fasilitas yang Didapatkan


Rabu, 20 Januari 2021 | 15:13:21 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

DALAM beberapa waktu terakhir, mungkin kita seringkali mendengar istilah rapid test antigen. Apakah rapid test antigen itu? Dan apa perbedaannya dengan rapid test yang telah ada sebelumnya?

Jadi, rapid test antigen merupakan sebuah pengujian menggunakan sampel lendir atau cairan yang ada di tenggorokan maupun hidung seseorang untuk mengetahui adanya protein yang terbentuk dari virus di dalam tubuh seseorang. Sedangkan rapid test yang sebelumnya pernah ada bernama rapid test antibodi yang dilakukan untuk menguji apakah antibodi seseorang telah terbentuk ketika terkena infeksi dari virus dan sampel yang digunakan adalah darah.

Mekanisme Rapid Test Antigen



Seperti dilansir dari Kompas.com, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa Rapid test antigen ini memiliki sensitivitas yang lebih baik bila dibandingkan rapid test antibodi. Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Ahli Patologi Klinis yang sekaligus Wakil direktur RS UNS Tonang Dwi Ardyanto, yang menyatakan rapid test antigen merupakan tes menggunakan sampel swab mirip dengan PCR.

Beliau mengatakan “Tes ini tidak bisa sepenuhnya menggantikan PCR. Tapi bisa digunakan dalam keadaan memang mendesak dan tidak sempat menunggu hasil PCR. Atau kapasitas PCR lebih diutamakan untuk kasus-kasus lain yang bergejala. Apalagi di tengah situasi kasus yang sedang melonjak tinggi seperti saat ini,” ucap Tonang Dwi Aryanto kepada Kompas.com.

Rapid test antigen dianggap lebih akurat dibanding rapid test antibodi karena mampu mengidentifikasi adanya protein yang terbentuk dari virus yang berada di tenggorokan atau hidung. Dimana keduanya dikenal sebagai tempat virus menggandakan dirinya. Oleh karenanya, rapid test antigen dikenal pula dengan sebutan swab antigen.

Kini rapid test antigen menjadi salah satu syarat untuk melakukan perjalanan ke beberapa daerah di Indonesia. Hal tersebut dianggap cukup efektif karena akurasinya yang lebih tinggi daripada rapid test antibodi dan waktu hasilnya yang lebih cepat jika dibanding dengan tes PCR.

Apa bedanya dengan PCR? Secara teknis, pengambilan sampel sama, yaitu cairan atau lendir yang ada di tenggorokan maupun hidung. Namun untuk pengujiannya, jika pada rapid test antigen yang diperiksa adalah adanya suatu zat atau benda asing, misalnya racun, kuman, atau virus yang memacu sistem imunitas untuk meningkat, sedangkan pada PCR yang dites adalah materi atau pola genetik dari sel, kuman, atau virus, termasuk virus Corona (SARS-CoV-2). Sehingga hasil rapid test antigen bisa selesai lebih cepat dibanding PCR namun dianggap belum seakurat PCR yang masih menjadi rekomendasi uji Covid-19 dari WHO.

Harga Rapid Test Antigen

Lalu, berapakah harga test atau uji rapid test antigen secara mandiri? Beberapa rumah sakit, bahkan layanan perjalanan telah menyediakan tempat untuk rapid test antigen dengan harga berkisar antara Rp249.000 hingga sekitar Rp499.000.

Kini, melalui aplikasi Halodoc, Anda dapat mendaftarkan diri untuk melakukan tes terhadap virus corona, baik itu rapid test antibody, rapid test antigen maupun swab PCR. Disana, Anda juga dapat memilih lokasi rumah sakit terdekat, serta mengetahui harga dan layanan atau fasilitas yang didapatkan.

Melalui situs Halodoc pula, selain memuat informasi mengenai harga dan lokasi, Anda pun bisa memahami fasilitas atau layanan apa saja yang akan didapat nanti, seperti misalnya untuk rapid test antigen drive thru, hasil akan didapat di hari yang sama atau "Sameday" setelah pengambilan sampel maksimal pukul 23:59, kemudian sampel test diambil melalui saluran pernapasan dari hidung (2 lubang) untuk mempertajam hasil, ataupun salah satunya, serta pemilihan waktu untuk test tersebut dilaksanakan.


Penulis: ***
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments