Senin, 19 April 2021

Pemprov Jambi Utamakan Pencegahan Karhutla


Kamis, 04 Maret 2021 | 16:40:21 WIB


Penjabat Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni
Penjabat Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni / istimewa

JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi bersama instansi terkait mengutamakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang potensial terjadi di daerah itu.

"Dalam melakukan penanganan karhutla tersebut, tim yang terdiri dari Forkopimda, TNI Polri sangat kompak dan bersatu padu, jadi intinya mengantisipasi, bukan menunggu sampai bencana itu datang," kata Penjabat Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni di Jambi, Kamis.

Upaya pencegahan tersebut berupa sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait dampak dari Kebakaran hutan dan lahan.

Tidak hanya kepada masyarakat, namun kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan terhadap perusahaan-perusahaan yang ada di daerah itu, terutama perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan.

Sebab, dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan, perusahaan memiliki kewajiban dan kewenangan untuk melakukan pencegahan dan penanganan karhutla.

Dikatakan Hari Nur Cahya Murni, penanganan bencana di Provinsi Jambi harus dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan seluruh stakeholders terkait dan mengutamakan pencegahan atau antisipasi.

Sesuai dengan Instruksi Presiden, Pemerintah Provinsi Jambi bekerja sama dengan aparat Kepolisian TNI-Polri dan instansi terkait dengan fokus kegiatan saat ini yang mengutamakan antisipasi.

"Sebagaimana ditegaskan Presiden saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana Tahun 2021, Pemerintah Daerah, TNI Polri dan instansi terkait lainnya agar lebih peka dan gencar dalam melakukan antisipasi sebelum terjadi bencana," kata Hari Nur Cahya Murni.

Selain itu instruksi Presiden pada Rakornas tersebut meminta agar pemerintah daerah tidak hanya sibuk membuat aturan terkait kebencanaan, akan tetapi harus lebih mendahulukan aksi pencegahan dan penanggulangan di lapangan. Karena kegiatan aksi tersebut yang di harapkan dan di inginkan oleh masyarakat.

Setelah itu barulah dilakukan aspek pengendalian dan penegakan standar-standar di lapangan terkait cara mencegah terjadinya bencana tersebut.

Saat ini di Provinsi Jambi berada pada musim peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Meski masih berada pada musim peralihan, namun sejumlah wilayah di daerah itu sudah terdapat titik api dan kebakaran hutan dan lahan, meski masih berada pada skala kecil dan masih dapat ditanggulangi oleh petugas.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments